Jadi Embarkasi Haji Antara 2018, Ini yang Perlu Dilengkapi di Rusunawa

DPRD Riau meminta agar Pemprov Riau segera mempersiapkan Rusunawa tersebut sebagai embarkasi antara yang layak pakai

Jadi Embarkasi Haji Antara 2018, Ini yang Perlu Dilengkapi di Rusunawa
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sebuah spanduk terkait pendaftaran hunian Rusunawa Rumbai dan Rejosari dipajang di depan Rusunawa Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, Selasa (18/7/2017). Meski sudah selesai pada tahun 2014 lalu, namun dua Rusunawa di Kota Pekanbaru masih belum difungsikan. Pihak DPRD Kota Pekanbaru berharap bangunan tersebut bisa difungsikan segera, minimal pada awal tahun 2018 bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dengan sudah resminya Rusunawa yang ada di belakang DPRD menjadi milik Pemprov Riau tidak lama lagi, pihak DPRD Riau meminta agar Pemprov Riau segera mempersiapkan Rusunawa tersebut sebagai embarkasi antara yang layak pakai, untuk tahun 2018 mendatang.

Walau secara fisik bangunan Rusunawa sudah bisa digunakan, namun pihak Komisi IV DPRD Riau yang membidangi masalah pembangunan menilai, Rusunawa tersebut masih butuh penyesuaian untuk menjadi embarkasi haji antara.

Salah seorang anggota Komisi IV DPRD Riau, Markarius Anwar mengatakan, ada beberapa fasilitas lagi yang perlu disiapkan oleh Pemprov Riau untuk menjadikannya embarkasi antara, di antaranya adalah menyediakan ruang steril atau ruang kesehatan jamaah, terminal khusus bandara, serta bagian imigrasinya.

Baca: Video Viral di Medsos Seorang Pria Diduga Guru Pukuli Muridnya Bertubi-tubi di Kelas

Baca: Liburan ke Luar Negeri, Berikut 4 Fakta Komunitas Arisan Elite Ibu-ibu Muda. No 4 Cetar Sekali

Baca: Gurauan Sang Ibu Jadi Pertanda Maut Menjemput, Tinggalkan Anak Derita Kelainan Jantung

"Sekarang kondisinya memang layak pakai. Tapi ada beberapa fasilitas yang harus disiapkan, seperti ruang kesehatan, terminal bandara, beserta imigrasinya juga mesti disiapkan di situ," kata Markarius Anwar kepada Tribun, Minggu (5/11).

Pihak Komisi IV DPRD Riau dan direktur Angkasa Pura II beserta jajaran menurut Markarius sudah membicarakan masalah pembuatan terminal bandara khusus di embarkasi haji antara tersebut, karena mestinya memang demikian desainnya.

"Sehingga jamaah nantinya tidak perlu lagi ke bandara, karena semua proses imigrasi, administrasi serta x-ray nya pun akan disediakan di embarkasi nanti, sehingga dari embarkasi antara langsung ke pesawat, tidak singgah ke bandara lagi. Kami juga sudah bicarakan ini dengan direktur Angkasa Pura II, dan memang harus dibangun terminal bandara khusus di sini," ulasnya.

Menurut politisi PKS ini, tidak akan butuh waktu lama untuk menyesuaikan dan membangun fasilitas tersebut, karena sifatnya hanya penambahan, tidak membangun baru bangunan.

"Hanya tinggal rombak beberapa untuk penyesuaian saja, tidak ada yang perlu dibangun baru. Misalnya di lantai I itu, nantinakan dibangun beberapa fasilitas yang diperlukan di sana, dan bangunan dasarnya sudah ada, paling nanti tinggal menambah sekat dan penyesuaian lainnya, saya rasa tidak akan lama prosesnya," tuturnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved