Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

XL Catatkan Sejumlah Hasil Positif di 2017

Ia mengatakan perusahaan telah berhasil memanfaatkan momentum meningkatnya penggunaan layanan data di Indonesia

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor:
TribunPekanbaru/Ikhwanul Rubby
promo xl 

laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) catat layanan data memberikan kontribusi yang sangat signifikan dari awal tahun hingga kuartalke 3 tahun 2017, bahkan semakin kuat sebagai kontributor pendapatan utama bagi perusahaan.

Presiden Direktur and CEO XL Axiata, Dian Siswarini pekan lalu mengatakan, Kinerja yang tumbuh kuat di kuartal ketiga memperlihatkan bahwa agenda transformasi merupakan strategi yang tepat dan terbukti menghasilkan pencapaian yang sesuai harapan.

"Bisnis layanan Data menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan yang tertinggi di industri, dengan komposisi pendapatan layanan data dan pengguna smartphone mencapai 71 persen dan 70 persen. Saya senang XL Axiata berhasil memanfaatkan momentum untuk terus tumbuh selama 4 kuartal berturut-turut," tuturnya.

Ia mengatakan perusahaan telah berhasil memanfaatkan momentum meningkatnya penggunaan layanan data di Indonesia, dengan terus membangun infrastruktur jaringan Internet berkecepatan tinggi yang handal dan memperluas cakupan layanan.

Dijelaskan kuartal tiga tahun 2017, pendapatan XL Axiata berhasil tumbuh sebesar 5 persen QoQ dan 14 persen YoY, yang didorong dari pertumbuhan pendapatan Data yang tumbuh sebesar 11 persen QoQ atau 61 persen YoY.

Adapun kenaikan pendapatan layanan Data didorong dari adanya peningkatan yang signifikan dari produk layanan data yang inovatif dan didukung dengan jaringan data berkualitas tinggi.

Pendapatan layanan Data memberikan kontribusi sebesar 71 persen terhadap pendapatan jasa perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan ini adalah yang tertinggi secara industri. Selama periode sembilan bulan di 2017, XL Axiata mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 16,92 triliun, ini meningkat sebesar 5 persen YoY, hal tersebut terjadi karena terdorong dari meningkatnya Service Revenue perusahaan sebesar 8 persen. Dari sisi jumlah pelanggan, pada kuartal ini juga mengalami peningkatan sebesar 2 juta pelanggan, sehingga secara total jumlah pelanggan XL Axiata mencapai 52,5 juta. Adapaun ARPU secara kuartal juga meningkat, dengan rata-rata ARPU campuran sebesar Rp 35.000.

"Peningkatan pendapatan layanan Data didorong oleh meningkatnya jumlah pelanggan yang menggunakan smartphone, yakni meningkat 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di akhir kuartal ini, jumlah pengguna smartphone mencapai sekitar 37 juta, atau sekitar 70 persen dari total pelanggan XL Axiata, tertinggi di antara operator yang ada di Indonesia. Meningkatnya pengguna smartphone juga mendorong meningkatnya trafik layanan sebesar 162 perden YoY, yang mayoritas dikarenakan kenaikan dari trafik data," ujarnya.

Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) XL Axiata tumbuh secara berturut-turut selama tiga kuartal sebesar 10 persen QoQ dan 15 persen YoY dengan margin sebesar 38,2 persen di kuartal ketiga 2017. Ini karena didorong dari meningkatnya pendapatan serta upaya efisiensi yang dilakukan.

Ia mengatakan Selama periode sembilan bulan di tahun 2017, EBITDA mengalami penurunan sebesar 1 persen secara YoY menjadi Rp 6,2 triliun, yang merupakan dampak dari meningkatnya beban biaya pemasaran dan penjualan untuk memasarkan perluasan jaringan U900 dan 4G LTE, khususnya di luar Jawa.

Secara keseluruhan pencapaian kinerja perusahaan mengalami peningkatan dengan Laba Bersih selama sembilan bulan sebesar Rp 238 milliar, meningkat sebesar 49 persen.

Untuk memperkuat bisnis layanan data tersebut, jaringan 4G LTE XL saat ini telah menjangkau 338 kota dan kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, dengan hampir 16.000 BTS 4G, serta lebih dari 44.000 BTS 3G. Hal ini telah menempatkan XL menjadi brand pilihan bagi pelanggan data dan pengguna smartphone.

Berdasarkan parameter Net Promoter Score (NPS) menunjukkan adanya peningkatan penilaian terhadap berbagai atribut khususnya yang terkait dengan meningkatkan persepsi positif pelanggan terhadap kualitas layanan data khususnya untuk jangkauan layanan dan kekuatan sinyal.

Selain itu, meningkatnya investasi yang dilakukan di berbagai wilayah di luar Jawa dengan program 3G U900 dan perluasan jaringan internet kecepatan tinggi 4G LTE telah mendorong perusahaan untuk dapat meraih wilayah pertumbuhan baru, selaras dengan semakin meningkatnya trafik Data dan pertumbuhan pendapatan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved