Jaringan Teroris Sempat Memanfaatkan Lokasi Ini Sebagai Lokasi Latihan
Sebelumnya, lima orang terduga teroris diamankan Densus 88 anti teror Mabes Polri. Mereka diamankan di sejumlah tempat di Pekanbaru dan Kampar.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: harismanto
"Wawan adalah pemimpin JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Pekanbaru. Dia memimpin baiat pada i'dad di Bukit Gema. Dia juga mendorong jaringannya untuk melakukan tindakan teror di kantor polisi, serta mengetahui pelatihan membuat bom dan pelatihan menembak di Jambi," terang Rikwanto.
Baca: Ku tembak, ya! Kutembak! Ini Dia Kronologis Tewasnya Karyawan PTPN IV oleh Oknum Anggota TNI
Baca: Ini Dia Sosok Haydar Pratama Mantan Terindah Kahiyang Ayu
Baca: Pemain Belakang Ini Lampui Rekor Messi
Sementara Beni Samsu menurut polisi merupakan peserta pelatihan di Bukit Gema dan pelatihan menembak di Jambi serta ikut merencanakan aksi teror dengan target kantor polisi di Pekanbaru.
Terduga teroris lainnya, Handoko alias Abu Buchori, ditangkap di Perumahan Griya Taman Anggrek, Jl Rambah Jaya, Siak Hulu Kubang Raya, Kabupaten Kampar, Riau.
"Handoko pernah ikut i'dad di Bukit Gema dan pernah mengikuti latihan menembak di Jambi," ujarnya.
Selain itu polisi menangkap Nanang Kurniawan alias Abu Aisha di Jalan Kubang Raya kilometer 5, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rumah-terduga-teroris-di-pandau_20171024_155538.jpg)