Pelalawan
Mesin Pencetak KTP-el Rusak, Dewan: Pemerintah Tidak Boleh Abai
Namun ia menekankan jika terjadi rasionalisasi anggaran tahun depan, pemda harus mengutamakan proyek pengadaan ini.
Penulis: johanes | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Johannes Wowor Tanjung
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Mesin pencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan rusak.
Akibatnya proses pencetakan kepingan KTP terkendala dalam dua bulan terakhir.
Ketua Fraksi PAN Plus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, menyebutkan lambannya pencetakan KTP diakibatkan oleh berbagai hal, termasuk mesin pencetak yang error.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan seharusnya mencarikan solusi, agar pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terganggu.
Baca: Video: Wanita Ini Tangkap Basah Suaminya di Kamar Hotel, Netizen: Ini beda Pelakor dengan Pelacur
Baca: Nyanyian Nazarudin Soal Setya Novanto Kembali Viral
"Kita minta pemda memprioritaskan pembelian perangkat ini. Infonya sudah dimasukan dalam anggaran RAPBD 2018," tutur Nazaruddin Arnazh, kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (19/11/2017).
Dijelaskannya, sejak awal pemda sudah mendukung program satu identitas yang berbasis on line milik pemerintah pusat.
Artinya perangkat dan peralatan pendukung harus disiapkan.
Selain itu identitas dan dokumen kependudukan merupakan hak mendasar sebagai warga negara.
Baca: Program Perdana, Pamor Teken Kerja Sama Dengan Perusahaan Air Mineral
Baca: Jadi Tuan Rumah Kejurnas Angkat Besi, Begini Target Dispora Riau
Sehingga pemerintah tidak boleh abai dalam memenuhi dan melayaninya.
DPRD, kata Nazaruddin, siap mendukung dan mengawal proses penganggaran pembelian empat unit printer pencetak KTP, khususnya Komisi I sebagai mitra kerja Disdukcapil.
Namun ia menekankan jika terjadi rasionalisasi anggaran tahun depan, pemda harus mengutamakan proyek pengadaan ini.
"Kita akan back up penuh nanti. Kita dampingi terus, bila perlu sampai ke pusat. Karena sudah banyak keluhan warga terkait KTP ini ke kami," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kasus-e-ktp_20170315_074400.jpg)