Diperkosa 4 Temannya, Dibully dan Tidak Mendapatkan Keadilan, Remaja 15 Tahun Ini Memilih. . .
Lebih buruk lagi, salah satu dari mereka memotret kejadian tersebut dan menyebarkannya ke seluruh sekolah.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Fase remaja seringkali menjadi fase pertumbuhan yang sulit.
Tubuh mengalami perubahan, timbul rasa mencari jati diri, dan menganggap penting pendapat orang lain.
Beberapa orang memiliki masa remaja yang indah.
Tapi banyak pula yang ingin melupakan masa remajanya lantaran mengalami pengalaman mengerikan.
Nasib tragis dialami oleh remaja asal Darthmouth, Kanada bernama Rehtaeh Parsons.
Umurnya masih 15 tahun pada 2011 lalu ketika ia merasa masa depannya telah direnggut.
Saat itu, seperti yang Tribunnews lansir dari Newsely, Rehtaeh menghadiri pesta bersama temannya.
Namun sayang, pesta itu menjadi awal mula dari petaka.
Baca: Patah di 3 Bagian Mahasiswi Cantik Ini Alami Luka Terparah Korban Ambruknya Lantai BEI
Baca: Minum Bir Untuk Lepaskan Rasa Stress? Riset Ini Jawabannya
Rehtaeh diperkosa oleh teman-teman sekelasnya sendiri pada malam itu.
Lebih buruk lagi, salah satu dari mereka memotret kejadian tersebut dan menyebarkannya ke seluruh sekolah.
Rehtaeh tidak melaporkan kejadian itu pada ibunya.
Tapi beberapa hari kemudian, Rehtaeh tidak tahan lagi dan akhirnya mengadu sampai menangis.
Sang ibu kemudian langsung membawa anak perempuannya itu ke rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/remaja-korban-perkosaan-dan-bullying-memilih-bunuh-diri-karena-tidak-kecewa-dengan-berbagai-pihak_20180116_092335.jpg)