Kampar
Viral Tambang Emas di Tanjung Belit, Netizen Hebohkan Pekerja Tambang
Lalu pemilik akun meluapkan kesalnya kepada pemerintah yang tidak melakukan tindakan terhadap penambangan "Batu Emas".
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Afrizal
Menurut dia, kegiatan ini harus dihentikan jika benar-benar ada.
"Saat kita berbangga dengan pencapaian-pencapaian kecil di laman-laman medsos; saat kita ribut dengan perbedaan-perbedaan; saat kita saling salah menyalahkan; di saat itu ternyata ada orang-orang yang meraup untung besar dari kelimpahan berkah yang dimiliki negeri ini. Apakah video dalam tautan dan keterangan yang menyebutkan tentang penambangan ilegal ini benar, adalah tugas kita bersama membuktikan, dan bila benar tugas kita pula menghentikannya," tulis Benni.
Beda lagi pendapat dari pemilik akun Dewi Indah Wu, mungkin ini yg menyebab kan harga emas si negeri ini mahal..padahal negara kita sendiri sebagai penghasil emas terbesar,tpi yg menikmati itu semua malah orang asing...
Nofriandi Nof Saya dengar di daerah sana ada timah,mangan, emas dan platina.
Guntur Itu udh dari jaman ORBA bung
Ada juga netizen yang membenarkan apa yang diunggah.
Asfarel Abza Ini kayak nya di daerah tanjung bolik rimbo data ko.pekerja nya banyak asli orang asing.dia gak pandai bahasa indonesia.dia sering belanja kepasar pangkalan kec kotobaru pangkalan payakumbuh.
Yudhi Mai Putra juga menjawab sejumlah pendapat netizen terkait video yang dikirimnya.
Itulah kita sebagai warga tidak tau penambangan ini... Baru sekitar dua minggu ini kita tau karena ada supir truk kita baru bekerja disana membawa hsl tambang mereka beruba batangan logam mulai trsb. Pertama supir ini tidak mengetahui apa yg mereka bawa soalnya sudah di pecking dlm kotak.... Mereka bekerja pakai pas untuk masuk area tersebut
Diantara sejumlah pendapat netizen ada juga warga net yang menyatakan bahwa kalau memang itu emas, maka ada yang menampung.
Dodi Candra Sama, saya itu ada banyak gan.kalau memang itu emas ada yg menampung tu gan.kl ada kita bisa kerja sama
Bahkan Dodi Candra juga mencantumkan nomor Whatsappnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/logam-mulia_20180121_175833.jpg)