Bulan Depan Pedagang Pasar Teratai Dipindahkan ke Pasar Higenis
Mulai bulan depan pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan Teratai, Alamudinsyah dan Seroja akan dipindahkan ke dalam Pasar Higienis.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM - Mulai bulan depan pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan Teratai, Alamudinsyah dan Seroja akan dipindahkan ke dalam Pasar Higienis.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan relokasi pedagang teratai akan dilakukan Maret 2018 mendatang.
Saat ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru sedang mendata jumlah pedagang dan jumlah kios ataupun los yang ada di dalam Pasar Higienis tersebut.
"Target kita kan Februari ini, tapi kalau tidak tekejar paling lambat Maret kita targetkan seluruh pedagang sudah masuk semua ke dalam pasar," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (19/2).
Pihaknya dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan tim yustisi. Sebab untuk merelokasi pedagang, tidak bisa dilakukan oleh dinasnya saja. Namun harus melibatkan dinas dan OPD terkait, termasuk Satpol PP Pekanbaru.
"Penertiban itu nanti dilakukan oleh tim yustisi. Kalau kita kewenangannya mengatur yang di dalam pasar. Ini bukan persoalan tolak-menolak, tapi sudah sesuai tupoksi. Rencana akan secepatnya dibentuk, sedang dibahas," ujarnya.
Sementara pedagang melebihi jumlah kios dan los, Suhardi menerangkan DPP Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan PMJ.
“Pedagang gak muat, kita juga telah berkoordiansi dengan PMJ ada berapa yang bisa dimasukkan kesana. Saya masih nuggu data mereka (PMJ), red), berapa kios kering dan basah. Total dengan jumlah pedagang yang ada di luar kalau gak tertampung kita cari solusinya,” ujar Suhardi.
Pihaknya mengimbau kepada pedagang agar mendukung Pemko Pekanbaru berjualan di dalam pasar yang sudah disiapkan pemerintah.
Sebab dengan berjualan di pasar yang resmi, pedagang akan lebih diuntungkan.
Selain dari sisi keamanan dan kenyamanan, sewa kios di pasar resmi juga jauh lebih murah.
"Kalau berjualan di pasar resmi kan tidak ada pungutan-pungutan. Sesuai Perda kan retribusi kios itu permeter sekitar Rp 2 ribu perbulannya," katanya.
Berdasarkan data yang Tribun himpun di Disperindag Kota Pekanbaru, PKL yang berjualan di tiga ruas jalan di sekitar pasar higenis yakni Jalan Teratai, Seroja dan Alamuddinsyah jumlahnya mencapai 400 pedagang.
Mereka merupakan pedagang ikan, daging, ayam, sayuran, cabe, dan buah-buahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pasar-higienis-kosong_20161103_104819.jpg)