Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

2 Kali Lelang Pengangkutan Sampah Zona Satu Gagal, Dewan Ingatkan Jangan Ada Permainan 

Sebagian kalangan DPRD Pekanbaru menilai ada kejanggalan pada pelaksanaan lelang proyek sampah zona dua.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Afrizal
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru tengah bekerja mengangkut sampah di pinggir jalur lambat, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Kamis (8/3/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Sebagian kalangan DPRD Pekanbaru menilai ada kejanggalan pada pelaksanaan lelang proyek sampah zona dua.

Sebab, dari dua kali pelaksanaan lelang, tidak ada satu pun perusahaan yang memenuhi syarat.

Namun di sisi lain, legislator mengharapkan pengulangan tender ini tidak menjadikan modus operandi agar proyek ini bisa PL (penunjukan langsung).

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd, Minggu (18/3/2018) menegaskan, bahwa pihaknya sejak awal mewanti-wanti, agar tidak ada permainan apapun dalam lelang proyek ini.

Baca: LIVE STREAMING: Ustadz Abdul Somad, Ulas Generasi Pesantren di Dar El Hikmah

Baca: 3 Bulan Lalu Direnovasi, Atap Ruang Saraf RSAL Dr Ramelan Surabaya Ambruk Timpa dan Pasien

Baca: Nasib 100 Honorer K2 di Riau, Taufik Berharap Gubri Tandatangani SPTJM

Sebab, bisa dipastikan hampir semua pihak memerhatikan lelang ini secara detil.

"Jadi, sangat naif rasanya jika ada pihak-pihak tertentu, yang berani bermain api. Apalagi ini muaranya masyarakat yang langsung merasakan. Jika terjadi persoalan, sebagus apapun permainan yang sudah dibungkus, pasti tercium," tegas Ruslan menjawab Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskannya, berdasarkan aturan, memang batas pelaksanaan lelang hanya tiga kali.

Jika tidak berhasil juga, maka pekerjaan ini bisa dilaksanakan pemerintah, dengan penunjukkan langsung (PL).

Hanya saja, sangat beresiko dan sarat permainan, jika PL terjadi nantinya.

Karena di sinilah, para oknum itu bermain sampai titik akhir, apalagi anggaran proyek di zona satu ini, sebesar Rp 89 miliar.

"Makanya, sekali lagi kita wanti-wanti, agar lelang ketiga ini harus mendapatkan hasil. Tapi tentunya harus sesuai aturan yang berlaku. Jangan ada pesanan atau pun tekanan dari pihak mana pun," tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved