Breaking News:

Indragiri Hilir

Segini Panjang Tanggul yang Akan Dibangun Pemkab Inhil untuk Selamatkan Kebun Kelapa Rakyat

Tanggul tersebut nantinya di targetkan untuk menyelamatkan 12.500 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat

Fadhli
Normalisasi Parit Linau, Desa Tekulai Hilir, Kecamatan Tanah Merah, Inhil. 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com, T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN- Tanggul sepanjang 500 Kilometer akan dibangun di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada tahun tahun 2018 melalui pencanangan program penyelamatan kebun kelapa rakyat, DPRD Inhil bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.

Baca: Penyanyi Petra Sihombing Resmi Menikah Dengan Firrina, Stok Cowok Ganteng Kian Menipis

Baca: Pekan Depan PSPS ke Pangkalan untuk Ikuti Turnamen

Tanggul tersebut nantinya di targetkan untuk menyelamatkan 12.500 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat yang mengcover 5 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat per kilometernya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Inhil, Ir Junaidi, menuturkan, pembangunan tanggul dilakukan setelah melalui proses panjang antara DPRD Inhil dan Pemkab Inhil yang akhirnya menyepakati pembangunan tanggul di areal perkebunan kelapa rakyat yang tergenang air.

“Usai tanggul dibuat, hasilnya akan tampak pada kurun waktu 3 sampai 5 tahun kedepan. Jadi, tidak serta merta hari ini dibangun, besok kelihatan hasilnya. Butuh proses yang memakan waktu,” ujarnya belum lama ini.

Baca: AC Mobil Rusak, Sang Istri Ngamuk dan Bakar Mobil Suaminya, Lalu Minta Beli Mobil Baru!

Menurutnya, hal tersebut akan berimbas pada peningkatan produktifitas lahan perkebunan kelapa rakyat pasca pembangunan tanggul tersebut.

Junaidi mengestimasikan, kelapa rakyat yang menghasilkan akan berjumlah 328.344.175 kilogram per tahun dengan rata -rata 2.743 kilogram per hektare atau masing - masing meningkat sebesar 9,05 persen dan 5,03 persen dari tahun sebelumnya.

Baca: Yuk Ikuti Lomba Fotografi Lanud Rsn Pekanbaru, Begini Caranya

“Tentunya ini sebuah dampak yang positif. Peningkatan produksi pada 3 sampai 5 tahun mendatang pasca pembangunan tanggul akan semakin memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pertumbuhan perekonomian daerah. Dalam skala kecil, ini akan berimbas positif juga terhadap kesejahteraan pekebun kelapa,” tukas Junaidi.

Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Inhil, saat ini tercatat kerusakan seluas 100.791 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat yang menjadi perhatian masyarakat, DPRD Inhil dan Pemkab Inhil.

Berdasarkan identifikasi di lapangan, sebagian besar kerusakan terjadi akibat masuk dan menggenangnya air sungai ke lahan - lahan perkebunan kelapa akibat tanggul yang tidak lagi mampu menahan permukaan air.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved