Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Advertorial

Lama Tidak Terdengar Pembangunan Ritos, Ternyata Pemprov Riau Mengambil Sikap Begini

PemProv Riau sampai saat ini belum ada sikap untuk masa depan kelanjutan pembangunan proyek Ritos di komplek Bandar Serai Pekanbaru.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Budi Rahmat
.
Bangunan Riau Town Square (Ritos) di kawasan MTQ Pekanbaru terlihat masih belum ada aktivitas, bangunan terbengkalai, padahal sebelumnya sudah ada perjanjian yang dikelola pihak ketiga 

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau sampai saat ini belum ada sikap untuk masa depan kelanjutan pembangunan proyek Riau Town Squere (Ritos) di komplek Bandar Serai Pekanbaru.

Karena Pemprov mesti hati-hati dalam membuat kebijakan soal kelanjutan pembangunan Ritos tersebut.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi menanggapi masa depan kelanjutan pembangunan Riau Town Squere tersebut. Dimana saat ini tidak ada progres dalam pembangunan, sebelumnya sempat dimulai namun terhenti lagi.

"Kita ingin supaya betul-betul dilanjutkan dengan benar dan tidak salah melangkah. Pahami ini prosesnya dulu dan kita tidak tergesa-gesa, "ujar Ahmad Hijazi Jumat (20/4/2018).

Menurut Sekda saat ini pihak Pemprov Masih terus melakukan kajian soal Ritos tersebut dan belum ada hasil yang dikeluarkan dari kajian yang dilakukan.

Sehingga masih menunggu semua berproses.

"Kita juga lagi sedang melakukan kajian sesuai mekanismenya. Tentu hasil kajian ini nantinya juga menjadi patokan kita dalam melanjutkan pembangunan, "ujarnya.

Namun demikian ditegaskan Sekda Pemprov tetap jadikan Ritos sebagai perhatian namun harus dicermati semua aspek. Karena pembangunan saat ini sudah dimulai dari pertengahan dan tidak dari awal.

" Kita kan masuknya ditengah, artinya mengerjakan diawal berbeda dengan yang mengerjakan ditengah. Makanya kita sabar untuk melanjutkan, "jelas Sekda.

Sebagaimana diketahui Sampai tahun 2018 ini kedua pihak baik itu Pemprov dan pihak pengembang Ritos belum ada melakukan pertemuan untuk melakukan peninjauan kembali kerjasama yang pernah dibuat sebelumnya dimasa Pemerintahan Rusli Zainal tersebut.

Kerjasama sebelumnya antara pemerintah dan pengembang belum terformalisasi.

Kerjasama ada memang, namun itu masa lalu dan perlu peninjauan ulang.

Sehingga Pemerintah Provinsi Riau merasa yang memiliki kepentingan disana adalah pihak pengembang dan pihak pengembanglah yang harus datang menemui mereka (Pemprov) untuk membicarakan lebih lanjut.

"Tidak bisa sepihak dari kami namun dari mereka. Untuk diketahui kami (Pemprov) tidak ada pembiaran karena mereka tidak ada komunikasi saja, "ujar Asisten II Setdaprov Riau Masperi sebelumnya.

Saat ditanya lagi apakah bisa Pemprov menarik kembali kerjasama yang sebelumnya sempat disepakati itu, dan dialihkan untuk kepentingan pembangunan lain di kawasan MTQ tersebut, menurut Masperi butuh proses.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved