Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Nilai Ekspor Riau Merosot Sebesar 1,62 Persen, Ini Penyebabnya

Berdasarkan harga Free On Board (FOB), Maret 2018 nilai Ekspor Riau mencapai mengalami penurunan sebesar 1,62 persen

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Budi Rahmat
Hendri
Pemaparan dari BPS Riau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan harga Free On Board (FOB), pada Maret 2018 nilai Ekspor Riau mencapai
US$ 1.31 miliar atau mengalami penurunan sebesar 1,62 persen dibanding ekspor Februari 2018 yang mencapai US$ 1.34 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden Gultom, Rabu (2/5/2018) menyebutkan, berdasarkan data statistik BPS, penurunan tersebut disebabkan oleh turunnya ekspor di sektor migas sebesar 12,08 persen.

"Meskipun ekspor non migas naik 0,41 persen," jelas Aden.

Baca: Oknum Polisi Tonjok Wanita Terlanjur Viral, Sosok Ini Ungkap Fakta Kejadian Sebenarnya

Ia menuturkan, Nilai total ekspor migas Riau pada Maret 2018 sebesar US$ 191,27. Dimana pada bulan sebelumnya, nilai totalnya sebesar US$ 217,55 miliar.

Jika dilihat dari sektor non migas, BPS mencatat, sektor yang satu ini malah naik. Yaitu sebesar US$ 1,123.62 juta pada Maret 2018, dari bulan sebelumnya hanya sebesar US$ 1,119.06 juta.

"Naiknya nilai ekspor pada sektor non migas tidak begitu berpengaruh terhadap total keseluruhan nilai ekspor Riau," katanya.

Penurunan nilai ekspor Riau pada periode Januari sampai Maret 2018, juga mengalami penurunan jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dimana terang Aden, Januari sampai Maret 2018, nilai ekspor Riau mengalami penurunan sebesar 6,79 persen. Sektor Non Migas hanya sebesar 7,69 persen dan ekspor migas sebesar 1,72 persen.

"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 3,09 persen. Meskipun ekspor industri pengolahan hasil minyak naik sebesar 9,33 persen tetap saja tidak mendongkrak angka ekspor kita di Riau," ujarnya.

Baca: Mulai dari Seni Tari hingga Randai Ali Baba Pukau Penonton di Pasar Seni Disbud Riau

Aden menambahkan, menurut Negara Tujuan
Pada periode Januari sampai Maret 2018, ekspor non migas ke sepuluh negara tujuan utama memberikan kontribusi sebesar 70,24 persen terhadap total nilai ekspor non migas Riau. Lima di antaranya memberikan kontribusi terbesar, yakni Tiongkok US$
570.95 juta atau 16,82 persen, selanjutnya India US$ 512.22 juta atau 15,09 persen, Belanda US$ 262.70 juta atau 7,74 persen, Pakistan US$ 245.16 juta atau 7,22 persen, dan Malaysia US$ 190.71 juta atau 5,62
persen.

"Kontribusi kelimanya mencapai 52,48 persen sedangkan lima negara lainnya memberikan kontribusi sebesar 17,76 persen," katanya.

Baca: Ruhut Sitompul: Jokowi Janji Buka 10 Juta, Tahun Ketiga Hampir 12 Juta, Ini Fakta

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved