Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jemaah Akan Laporkan Perusahaan Umrah ini ke Polda Riau, Ini Alasannya

Perwakilan jamaah yang gagal berangkat umrah dengan PT Kiblatain Jaya Wisata sudah bertemu dengan Direktur Umum

Penulis: Alex | Editor: Budi Rahmat
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Perwakilan jamaah yang gagal berangkat umrah dengan PT Kiblatain Jaya Wisata sudah bertemu dengan Direktur Umum (Dirut) dan komisaris travel tersebut pada Sabtu (5/5/2018) lalu.

Namun dalam pertemuan tersebut tetap belum mendapatkan titik temu dan solusi untuk masalah tersebut, pasalnya Dirut dan komisaris PT Kiblatain yang datang dari Jakarta tersebut tidak bisa memberikan jaminan seperti yang diharapkan para jamaah sebelumnya.

Baca: 211.617 Warga Riau Belum Rekam KTP Elektronik, Kemendagri Keluarkan Edaran Ini

Anggota DPRD Riau dari Fraksi PPP, Husaimi Hamidi yang menjembatani kedua belah pihak mengatakan, komisaris dan Dirut tersebut mengaku pihaknya tidak memiliki aset, sehingga tak bisa memberikan jaminan.

"Merek mengaku tidak punya aset apa-apa, sehingga tak bisa jaminkan. Mereka tetap minta waktu sampai Oktober 2018 untuk memberangkatkan jamaah," kata Husaimi kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (7/5/2018).

Husaimi kemudian menanyakan siapa yang bisa mencairkan uang jamaah yang sudah ditransferkan ke rekening travel tersebut, pihak travel kemudian menjawab adalah Dirut dan komisarisnya.

Baca: Penyakit Berbahaya Ternyata Dapat Dideteksi Lewat Tangan, Mulai Diabetes Hingga Liver

"Saya tanya siapa yang berwenang mencairkan uang jamaahnyang sudah dikirimkan, mereka jawab Dirut dan komisaris. Nah, tuan-tuan kan di sini, silahkan jawab, kemana uang jamaah tersebut, mereka tak bisa jawab. Mereka hanya katakan mereka menanggung kerugian atas PT Bumi Minang Pertiwi (BMP) yang menjadi induk perusahaan tersebut," imbuhnya.

Karena itu, menurut Husaimi pihaknya akan melaporkan perusahaan tersebut ke Polda Riau dalam waktu dekat, sesuai dengan rencana sebelumnya.

"Dalam waktu dekat akan kita laporkan ke Polda Riau," tuturnya.

Sebelumnya, setelah 50 jamaah umroh gagal berangkat berangkat bersama PT Kiblatain Jaya Wisata Riau beberapa waktu lalu, saat ini terulang kembali dengan jumlah jamaah yang lebih banyak, yakni 100 orang dari berbagai daerah batal berangkat ke tanah suci dengan alasan yang sama.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi V DPRD Riau, Husaimi Hamidi, yang sebelumnya menjebatani antara jamaah dengan pihak travel.

Baca: Penyakit Berbahaya Ternyata Dapat Dideteksi Lewat Tangan, Mulai Diabetes Hingga Liver

Dikatakan husaimi, kegagalan berangkat 100 jamaah tersebut terjadi pada Jumat (27/4) lalu, saat itu seharusnya menurutnya jamaah berangkat dari Pekanbaru menuju Jeddah. Namun tampa alasan yang jelas, keberangkatan tersebut batal dilaksanakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved