Dewan Pertanyakan Pos Anggaran yang Dirasionalisasi 1,7 Triliun di APBD 2018
Pihak DPRD Riau mempertanyakan item kegiatan yang harus dirasionalisasi dalam APBD 2018 sebesar Rp 1,7 triliun.
Penulis: Alex | Editor: Budi Rahmat
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pihak DPRD Riau mempertanyakan item kegiatan yang harus dirasionalisasi dalam APBD 2018 sebesar Rp 1,7 triliun.
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, rasionalisasi tersebut terjadi akibat dana DBH yang berkurang Rp 400 miliar, dan proyeksi Silpa 2017 sekitar Rp 1 triliun.
Baca: YSCI Gelar Pesantren Kilat di Sejumlah Sekolah di Inhu, Manfaatkan Waktu Luang Siswa
"Ada rasionalisasi sebanyak Rp 1,7 miliar. Itu yang akan kita tanyakan, apa-apa saja itemnya," kata Noviwaldy kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (7/6/2018).
Baca: Pelipatan Surat Suara Pilgubri 2018
Dikatakan pria yang akrab disapa Dedet ini, pihaknya masih menunggu laporan semester realisasi APBD Riau 2018 sampai saat ini, setelah itu baru akan terlihat pos yang dirasionalisasi sebesar Rp 1,7 triliun tersebut.
Baca: Calon Gubernur Riau Syamsuar Sambangi Kantor Tribun Pekanbaru
"Rasionalisasi Rp 1,7 triliun akan disesuaikan pada APBD Perubahan, sementara APBD Perubahan baru bisa kita bahas kalau ada hasil audit BPK, karena di situ baru bisa diketahui Silpa. APBD Perubahan paling cepat bisa dibahas bulan Juli 2018 mendatang," tuturnya. (ale)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi_20180325_172936.jpg)