Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dinkes Target 1,9 Juta Anak Diimunisasi Campak dan Rubella di Riau

Dinas Kesehatan menggandeng Kementerian Agama dan Ustadz Abdul Somad dalam sosialisasi meyakinkan dan mengajak masyarakat.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Untuk mewujudkan anak Indonesia bebas Campak (Measles) dan Rubella maka dilakukan pemberian imunisasi bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Riau mendapat giliran fase kedua pemberian imunisasi campak dan Rubella. 

Tahun lalu dimulai di Pulau Jawa dan beberapa provinsi lainnya di luar Jawa. 

Pemberian imunisasi ini akan dilakukan pada bulan Agustus dan September yang dilakukan secara serentak dan bersama lintas sektor di Riau.

Selain Dinas Kesehatan juga melibatkan Dinas Pendidikan karena berhubungan dengan pelajar.

Baca: Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilgubri 2018, Ini yang Dilakukan KPU Inhu

Untuk di Riau menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir ada sekitar 1.955.658 target anak yang akan diberi imunisasi campak dan rubella tersebut.

"Target kami bisa tercapai 95 persen dari jumlah itu, tentunya kami harus bekerja keras untuk mencapai target itu,"ujar Mimi.

Dinas Kesehatan juga menggandeng Kementerian Agama dan Ustadz Abdul Somad sebagai upaya sosialisasi meyakinkan dan mengajak masyarakat untuk ikut dalam imunisasi ini. Ini dimaksudkan karena selama ini banyak masyarakat tidak mau imunisasi karena bahan vaksin.

"Makanya kita rangkul tokoh masyarakat dan tokoh agama seperti Ustadz Abdul Somad sudah menyampaikan penggunaan vaksin bagi anak tidak masalah, "ujar Mimi Yuliani Nazir.

Selain melayani melalui Posyandu, puskesmas dan layanan kesehatan lainnya, maka yang paling efektif untuk mengejar target Imunisasi ini yakni dengan mendatangi sekolah dimana melibatkan pihak Dinas Pendidikan.

Baca: Polres Bengkalis Bersama Panwaslu Aktifkan Patroli Satgas Anti Money Politik Selama Masa Tenang

"Kita kerjasama dengan Dinas pendidikan untuk memberikan imunisasi kepada anak ini,"ujar Mimi.

Mimi yakin dengan sinergi yang dijalin dengan sejumlah pihak tersebut maka diyakini target pencapaian imunisasi bisa tercapai dengan maksimal. Meskipun diakui Mimi selama ini Capaian imunisasi di Riau hanya 75 persen.

"Kita harus mengejar 20 persen lagi dari yang biasanya dan itu bisa diwujudkan jika masyarakat mendapatkan informasi dan sosialisasi yang jelas, "ujarnya..

Untuk daerah yang sulit diakui Mimi ada tiga kabupaten di Riau yakni Inhil, Meranti dan Rokan Hilir tiga daerah tersebut aksesnya sulit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved