Lifestyle
7 Benda Pemicu Tumor Otak pada Anak, Putra Marcella Zalianty Baru Mengalaminya
Nah, ternyata ada benda yang sering berada di dekat anak bisa memicu tumor otak :
TRIBUNPEKANBARU.com -- Menyedihkan, kondisi anak pasangan artis Marcella Zalianty dan Ananda Mikola.
Putranya Aryton Magali Sastra Soeprapto tengah berjuang melawan penyakit tumor otak.
Kabar itu muncul melalui akun Instagram Happy Salma dan Alexandra Gottardo yang mengunggah foto Marcella tengah memandangi putranya.
Magali nampak terbaring di dalam sebuah pesawat terbang dan kepalanya diperban.
Magali diduga sedang diterbangkan ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.
Kabar tersebut membuat banyak pihak merasa prihatin.
Mengingat, Magali masih berusia kanak-kanak.
Baca: Sakit Gigi Bikin Merana, Coba Obati dengan Cara Alami Menggunakan Bahan Berkhasiat Ini
Baca: Habiskan Waktu Berlama-lama Main Ponsel, Seorang Gadis Tak Bisa Luruskan Leher
Nah, ternyata ada benda yang sering berada di dekat anak bisa memicu tumor otak :
1. Makanan kemasan
Walau praktis, makanan kemasan mengandung pengawet dan pemanis buatan yaitu vinil klorida.
Kandungan itulah yang menjadi penyebab utama munculnya tumor pada otak.
2. Ponsel
Ponsel juga menjadi bisa memicu tumor otak.
Apalagi di era sekarang, banyak anak-anak yang sudah bermain ponsel.
Baca: Kalah di Riau, Golkar Ternyata Paling Banyak Menangkan Kadernya di Pilkada Serentak 2018
Dalam artikelnya, Health Line menulis bahwa ponsel memiliki sinar radiofrekuensi (RF) atau radiasi yang berbahaya bagi otak manusia.
Radiasi yang dibawa ponsel diterima otak dan efeknya akan berisiko memicu timbulnya tumor otak.
3. Barang elektronik
Paparan medan elektromagnetik yang terdapat pada barang elektronik juga bisa jadi sebab utama timbulnya tumor pada otak anak.
Dilansir dari cancer.org, terlalu sering mendekatkan Si Kecil dengan berbagai barang elektronik akan membuat risiko tumor otak dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan anak yang dijauhkan dari barang elektronik.
4. WiFi
WiFi kini sudah banyak terpasang di rumah.
Baca: KPU Kota Padang Gelar PSU di TPS 10 Kampung Jua
Menurut studi WHO, 15 tahun belakang ini menemukan bahwa frekuensi jaringan WiFi dari pemancar dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak pada penggunanya.
Hal tersebut juga telah dibuktikan oleh Agency for Research Cancer (IARC), bahwa Who telah menyampaikan bahwa radiasi pada WiFi merupakan golongan 2B.
Radiasi golongan itu bersifat karsinogen dan memicu timbulnya tumor serta kanker otak.
5. Memanaskan kendaraan di dalam rumah
Kebiasaan memanaskan kendaraan menjadi kebiasaan banyak orang di Indonesia.
Namun, banyak orang yang memilih memanaskan kendaraannya di dalam rumah.
Hal itu bukan menjadi keputusan yang bijak.
Dilansir dari Kompas Otomotif, gas karbon monoksida yang terdapat pada proses pembakaran kendaraan merupakan gas beracun dan berbahaya bila dihirup.
Terlebih bila gas tersebut dihirup pada kondisi di dalam rumah yang tertutup.
Bahayanya, gas yang terhirup tersebut bisa memicu timbulnya tumor otakkarena sangat beracun dan bersifat karsinogen.
6. Rokok
Dilansir dari Health Line, asap yang dihirup anak yang merupakan perokok pasif bisa menimbulkan munculnya tumor otak pada anak.
Asap rokok yang mengandung kandungan beracun dan berbahaya akan bersarang dan jadi malapetaka bagi otak Si Kecil.
7. Mainan
Mainan bisa menjadi momok bagi kesehatan sang buah hati.
Pasalnya, mainan seringkali mengandung zat pewarna, plastik, atau zat kimia lain.
Zat kimia berbahaya tersebut bisa membuat anak terserang tumor otak. (*)