Padang

KPU Kota Padang Gelar PSU di TPS 10 Kampung Jua

Komisi Pemilihan Umum (Kota Padang) melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Kelurahan Kampuang Jua,

KPU Kota Padang Gelar PSU di TPS 10 Kampung Jua
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Foto Sebagai Ilustrasi 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.com, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (Kota Padang) melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Kelurahan Kampuang Jua, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, pada Minggu (1/7/2018).

Ketua KPU Kota Padang, M Sawati mengatakan, pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang diulang di TPS 10 Kampuang Jua, merupakan rekomendasi dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Lubuk Begalung.

"PSU ini rekomendasi dari Panwascam (Lubeg) ke KPU Kota Padang. Pelaksanaan PSU di TPS 10 itu dilakukan Minggu besok, dan pelaksanaannya sudah sesuai dengan keputusan hasil rapat," kata M Sawati kepada tribunpadang.com, Sabtu (30/6/2018) sore.

Pemilihan ulang atau PSU di Kota Padang, sebut Sawati, hanya dilakukan di TPS 10 Kekurahan Kampung Jua, dan pelaksanaan PSU tersebut akan dimulai pada pukul 07.00 WIB, sama seperti pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang pada 27 Juni kemarin.

Baca: Mulan Jamela Putuskan Berhijab Syari, Begini Penampilannya Saat Manggung

Baca: Caisar YKS Sumringah Usai Resmi Nikahi Almaratu, Lalu Sebut Sang Istri Pemalu

"Untuk formulir C6, hai ini juga telah didistribusikan ke TPS 10 dengan oengawalan aparat kepolisian dari pokresta Padang yang didampingi petugas pengawas Kecamatan Lubuk Begalung. Kami berharap agar pelaksanaan PSU nantinya berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Divisi Hukum KPU Kota Padang, Riki Eka Putra mengatakan bahwa PSU di TPS 10 Kampung Jua itu dilakukan, sudah sesuai regulasi Pasal 59 ayat 3 huruf e tentang PSU. Sebab, di TPS 10 itu terjadi pelanggaran.

Pelanggaran yang terjadi itu adalah, adanya tiga orang pemilih yang melakukan pemilihan di TPS 10. Padahal ketiga pemilih itu tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 10 Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung.

Namun demikian, Riki memastikan pelanggaran tersebut bukan kecerobohan dari petugas KPPS di TPS 10, apalagi ketiga pemilih itu juga berdomisili sejak lama di kawasan TPS 10. Hanya saja, alamat KTP ketiga pemilih itu bukan di Kampuang Jua.

"Alamat KTP-nya di daerah lain, tapi masih di Kota Padang. Namun, ketiganya pada saat pemungutan suara 27 Juni kemarin, juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak mencoblos di TPS lain, termasuk TPS di DPT yang sesuai dengan alamat KTP-nya. Dan ketiganya juga tak memilih di TPS lain," beber Riki.(*)

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved