Dumai
Pantai Puak Teluk Makmur Sudah Dikelola Sejak 2004
Keberadaan pantai itu berada di tanah Pemerintah Kota (Pemko) Dumai seluas 42 hektar. Namun saat ini baru di kelola sekitar 10 hektar.
Penulis: Rino Syahril | Editor: Ariestia
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Rino Syahril
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pantai Puak Teluk Makmur yang lebih dikenal dengan Pantai Puak Marina dan berada di Jalan Arifin Ahmad, Teluk Makmur Medang Kampai, Dumai sudah dikelola sejak tahun 2004 oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Keberadaan pantai itu berada di tanah Pemerintah Kota (Pemko) Dumai seluas 42 hektar. Namun saat ini baru di kelola sekitar 10 hektar.
Sebelum dibuat pantai oleh Pokdarwis yang diketuai oleh Erudi kawasan itu hanya dipenuhi semak dan pohon-pohon kayu besar.
Baca: Jadwal dan Klasemen Liga 2 2018, Semen Padang Dipuncak, PSPS Riau Posisi 6
Melihat terbengkalainya lahan seluas 42 hektar setelah dilakukan ganti rugi oleh Pemerintah muncul keinginan Erudi beserta anggotanya untuk mengelola Pantai Puak Marina tersebut.
"Untuk mengelolanya kami menjalin kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan masyarakat setempat," ujar Erudi.
Berkat kerja keras itu akhirnya lahan dipinggir laut tersebut bisa disulap menjadi pantai yang indah dan asri karena ditumbuhi pohon-pohon besar.
Saat ini Pantai Puak Marina sudah mulai dikunjungi masyarakat Dumai dan bahkan luar kota Dumai.
"Untuk meningkatkan kunjungan kita bersama pemerintah membuat permainan wahana air, hutan lindung, rumah pohon dan berbagai kuliner. Dan selama sepekan kunjungan mencapai 1000 orang dan kita hanya pungut biaya Rp 5 ribu perkepala," ucap Erudi.
Baca: VIDEO: Wako Dumai Launching Penetapan Kawasan Wisata Pantai Puak Teluk Makmur
Hasil Kunjungan masyarakat ke Pantai Puak Teluk Makmur yang baru di Launching Walikota Dumai Zulkifli As itu tentunya menambah PAD Dumai.
"Untuk tahun 2018 ini Dinas Pariwisata menetapkan PAD menjadi Rp 30 juta dan setiap tahun terus meningkat," ucap Erudi.
Atas dasar itu jugakah kata Erudi, saat ini Pemko menetapkan kawasan wisata pantai puak teluk makmur sebagai kawasan wisata yang berbasis budaya melayu.
"Jadi setiap bulan kita akan gelar budaya melayu," ungkapnya.
Keinginan Pemko itu juga didukung oleh tokoh masyarakat setempat misalnya Alwajan dan Irham Hadi.
"Kita senang sekali dengan keinginan Walikota Dumai itu karena daerah kita bisa maju dan perekonomian masyarakat kita terus meningkat. Apalagi siap jalan tol," ujar Alwajan.
Baca: Terungkap Cara Serta Motif AS Membunuh dan Buang Jasad Kekasihnya ke Sungai Umban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pantai-puak-teluk-makmur_20180713_174907.jpg)