Dewan Minta Kadis PUPR Tegas Pada Kontraktor Proyek Jembatan Siak IV dan Flyover
Dewan meminta Dinas PUPR tegas pada kontraktor pengerjaan proyek flyover dan jembatan siak IV. Ini terkait dengan progres pekerjaan
Penulis: Alex | Editor: Budi Rahmat
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Komisi IV DPRD Riau yang membidangi masalah pembangunan meminta agar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Riau untuk tegas terhadap kontraktor, khususnya untuk proyek pembangunan jembatan Siak IV dan flyover Simpang IV Pasar Pagi Arengka.
Baca: BKSDA Sebut Sudah Ada Tiga Kasus Harimau Dahan Masuk ke Pemukiman Warga
Salah seorang anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid mengatakan besar kemungkinan 2 proyek pembangunan tersebut tidak akan tuntas terlaksana tahun ini, jika pola pelaksanaan dan pola kerja yang dilakukan kontraktor tetap sama dengan yang ada saat ini.
“Kita tau, kadang mereka juga bekerja malam hari. Tapi apakah itu akan menjamin bahwa pembangunan akan selesai dalam tahun ini dengan tetap melaksanakan pola seperti itu? Tidak. Kita lihat progresnya kemaren baru 36, mereka menyebutnya minus 2 persen dari target. Targetnya dari mana hitungannya. Kalau secara waktu harusnya sudah 60 persen lebih,” kata Wahid kepada Tribun, Minggu (22/7/2018).
Baca: Keuangan Daerah Tidak Seimbang, Sekdaprov Riau Sebut Rasionalisasi dan Kejar DBH Harus Dilakukan
Demikian juga dengan target lainnya, menurut Wahid seharusnya angkanya lebih tinggi. Namun data sebelumnya yang dijelaskan kepada pihak DPRD menurut Wahid bahkan melebihi dari target yang dibuat pihak dinas yang bersangkutan.
“Bisa saja sesuaka hati mereka buat volumenya, sehingga targetnya lebih rendah, dan seolah-olah progress pembangunannya tercapai, namun nanti ujung-ujungnya tidak tuntas,” ulasnya.
Menurut Wahid, pihaknya masih ingat keinginan kuat pihak PUPR untuk menganggarkan pembangunan flyover pada tahun sebelumnya. Ketika itu pihak Komisi IV menanyakan kesiapan PUPR, dan mereka sangat siap.
Baca: Sudah 3 Tersangka Pembakar Lahan Dimankan, Kapolres Dumai: Pembakar Lahan Akan Ditindak Tegas
“Saya masih ingat, ketika itu pembangunan flyover sangat optimis mereka lakukan, siap dalam 3 bulan, dengan mencontoh pembangunan flyover yang ada di Bandung. Lah, sekarang mana buktinya. Sudah berbulan-bulan tapi progresnya masih belum kunjung menggembirakan, sementara waktu terus berjalan menuju akhir tahun,” imbuhnya.
Sebelumnya, pihak DPRD Riau mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Pemprov Riau, agar selain fokus kepada flyover tidak mengenyampingkan pekerjaan jembatan Siak IV, yang sampai saat ini dinilai masih cukup jauh progresnya.
Baca: Dampak Rasionalisasi Anggaran 2018, Semua OPD Akan Dipangkas 27 Persen
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid mengatakan, sebagaimana komitmen Dinas PUPR sebelum akan menganggarkan sejumlah pembangunan tersebut, yang yakin akan bisa menyelesaikan tahun ini, maka itu harus dibuktikan.
“Oke kalau fokus ke flyover, tapi jembatan Siak IV juga merupakan hal yang tidak bisa ditinggalkan. Sebagaimana komitmen dari awal, PUPR harus serius melaksanakan semua pembangunan yang sudah dirancang,” kata Wahid kepada Tribun.
Baca: Penemuan Terbaru Para Astronom: Kini Jupiter Resmi Punya 79 Bulan!
Namun dari hasil peninjauannya dalam beberapa hari lalu ke jembatan tersebut, menurut Wahid dirinya masih sangat pesimis. Karena di bulan Juli ini harusnya pengerjaannya minimal sudah mencapai 60 persen.
“Keterangan dari PUPR kemaren progress jembatan Siak IV masih 36 persen, seharusnya dengan waktu yang tinggal sudah mencapai 60 persen,” ujarnya.
Dikatakannya, pengerjaan yang dilakukan saat ini dinilai tidak serius oleh pihak kontraktor, bahkan bagian yang vital yakni pylonnya menurut dia sampai saat ini masih belum selesai dilaksanakan, padahal sudah cukup lama diingatkannya.
“Itu yang mereka kerjakan saat ini adalah pekerjaan ecek-ecek. Saya juga bilang itu di depan Kadisnya kemaren saat hearing di Komisi IV. Namun mereka tetap berkeyakinan siap. Bagus kalau memang yakin diiringi usaha, tapi kalau hanya untuk menjawab sesaat pelepas tanya, itu kita pertanggung jawabkan atas nama masyarakat,” ujarnya.
Baca: Dampak Rasionalisasi Anggaran 2018, Semua OPD Akan Dipangkas 27 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pengerjaan-pembangunan-fly-over-simpang-mal-ska_20180530_163815.jpg)