Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pekanbaru

Mencekam, Morris Dikejar Pakai Parang Hingga Rumah Nyaris Dibakar OTK

umah warga milik Moris yang beralamat di Jalan Uka, Kecamatan Tampan jadi sasaran pembakaran sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK).

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing
Tribun Pekanbaru
Rumah warga milik Moris yang beralamat di Jalan Uka, Perumahan Bumi Garuda Sakti Damai Blok B3, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan, Pekanbaru jadi sasaran pembakaran sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Rumah warga milik Moris yang beralamat di Jalan Uka, Perumahan Bumi Garuda Sakti Damai Blok B3, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan, Pekanbaru jadi sasaran pembakaran sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK).

Menurut informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa terjadi pada Jumat (27/7/2018) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, saat penghuni rumah sedang terlelap tidur di dalam kamar.

Dimana di dalam rumah dihuni oleh 4 orang. Moris, istrinya Ayu, dan sepasang anaknya yang masing-masing berusia 5 tahun dan 2,5 tahun.

Ayu, istri Moris saat diwawancarai Tribun di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu ia mendengar suara pecahan kaca jendela di ruang tamu.

Baca: Sembilan Konflik Perusahaan dan Masyarakat di Riau Dilaporkan ke Kantor KSP

Kaget dengan suara gaduh, ia dan suaminya beserta anak-anaknya terbangun dan langsung keluar dari kamar.

"Saat keluar kamar, saya lihat sudah ada api di ruang tamu. Tidak terlalu besar apinya, seperti bakar sampah," kata dia.

Dijelaskan Ayu, yang terbakar adalah gorden penutup jendela ruang tamu.

Baca: PSPS vs Persiraja, Ini Catatan 5 Laga Terakhir dari Kedua Tim

Lanjut dia, sang suami Moris lalu hendak melihat keluar rumah dengan membuka pintu belakang.

Ternyata seorang pelaku dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang langsung mengejar suaminya.

Mendapati hal tersebut, Moris langsung menutup kembali pintu belakang. Ayu saat itu mengaku juga ikut membantu suaminya.

Tak lama berselang, giliran kaca jendela kamar yang dipecahkan oleh pelaku.

Baca: Datangi Kementerian PU, Bupati Wardan Ajukan Usulan Proyek Preservasi Ruas Jalan Nasional

"Saya langsung teriak, anak aku. Anak saya yang kecil tidur di bawah jendela kamar. Kedua anak saya di kamar nangis, langsung saya selamatkan saya udah nggak tau lagi," kata dia.

Beruntung ketika itu, para tetangga lainnya yang mengetahui, berupaya membantu.

Pelaku pun kabur melarikan diri. Api bisa dengan cepat bisa dipadamkan.

Baca: OTT Pungli Sekolah Tinggi di Bengkalis, Polisi Ungkap Modus Tersangka

"Waktu itu ada botol bekas minuman, yang ukuran besar di ruang tamu," ucap Ayu lagi.

Menurut Ayu lagi, selama ini keluarga tak pernah ada terlibat masalah dengan orang lain.

Sementara itu pantauan Tribun, beberapa bagian dinding rumah tampak menghitam bekas terbakar.

Kaca jendela ruang tamu dan kamar sudah dalan kondisi pecah.

Tags
Teror
OTK
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved