Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pilpres 2019

Prabowo Naik Mobil Menuju Gedung KPU. AHY Turut Mengantar ke KPU

Turut ikut mengantar pendiri Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, PKS, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Penulis: harismanto | Editor: harismanto
Youtube/KompasTV
Foto tangkap layar saat Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, Kamis (9/8/2018) malam 

Lalu ada yang bertanya, whats next untuk AHY?

"Pada 15 Agustus nanti saya akan menunaikan ibadah haji dengan istri saya Annisa. Ini bukan mendadak, namun sudah direncanakan jauh-jauh hari," kata AHY.

Sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma), ia menyebut akan terus mendengar aspirasi anak-anak muda dan masyarakat semua.

"Manusia hanya bisa bekerja dan berjuang dan takdir Allah yang menentukan. Jika lima tahun mendatang ada peluang, saya hanya bisa mempersiapkan diri sebaik-baiknya," kata AHY.

Kepastian Partai Demokrat untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno juga terlihat di cuitan akun Twitter Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo.

Dalam cuitannya, @@KRMTRoySuryo2, menyebut usai salat Jumat partainya bersama Prabowo-Sandiaga akan mendaftar capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama PAN dan PKS.

Keputusan itu diambil usai menggelar rapat majelis tinggi, Partai Demokrat akhirnya memutuskan tetap mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Sebelumnya, anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua mengatakan Partai Demokrat akan mendukung salah satu calon antara Jokowi atau Prabowo.

Namun, Demokrat tak akan mengusung dalam Pilpres 2019 kali ini. Hal itu terjadi, kata Max, karena pintu untuk mengusung sudah tertutup rapat.

Sidang Majelis Tinggi Partai yang digelar Demokrat sendiri adalah untuk menentukan arah kemana Demokrat mendukung.

"Ini akan memutuskan ke mana PD mengarahkan dukungannya. Kenapa, di Pilpres ini ada dua aspek, mendukung dan mengusung, kalau mengusung daftar koalisi resmi," ujar Max, di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jaksel, Jumat (10/8/2018).

"Saya dengar di Jokowi sudah close untuk mengusung, begitu juga di Prabowo karena sudah tanda tangan koalisinya sehingga posisi PD sekarang hanya akan mendukung. Ke mana yang harus kira-kira berlabuh," sambung dia.

Disinggung lebih dekat ke Jokowi atau Prabowo, Max mengaku partai berlambang mercy ini dekat dengan keduanya, namun juga jauh dari keduanya.

"Dua-duanya dekat. Dua-duanya jauh juga. Tinggal sekarang kita memutuskan karena diberikan kesempatan anggota Majelis Tinggi memberikan opininya ke mana kita berlabuh," tukasnya.

Tutup pintu

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved