Senin, 11 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pekanbaru

Inilah Penyebab Meninggalnya Guru International Creative School Pekanbaru

Guru International Creative School (ICS) Pekanbaru, Wahyu Ihdia (36) yang ditemukan tewas di dalam kamar mess diduga karena ini

Tayang:
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Budi Rahmat
ist
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di dalam kamar mess tempat ditemukannya jasad guru ICS, Wahyu Ihdia (36). Korban ditemukan tertelungkup di depan kamar mandi di dalam kamar mess 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi menjelaskan, guru International Creative School (ICS) Pekanbaru, Wahyu Ihdia (36) yang ditemukan tewas di dalam kamar mess diduga sakit.

"Diduga penyebabnya karena sakit," kata Pribadi.

Baca: 5 Fakta Guru Indonesian Creative School Pekanbaru yang Ditemukan Tewas di Mess Karyawan

Baca: Guru Indonesian Creative School yang Ditemukan Tewas di Mess Dikenal Ramah dan Taat Ibadah

Baca: Begini Keinginan Guru Indonesian Creative School Pekanbaru Sebelum Ditemukan Tewas di Mess 

Sebelum ditemukan meregang nyawa, Senin (13/8/2018), disebutkan Pribadi, korban sempat mengungkapkan kepada rekannya sesama guru, jika dia sedang sakit.

"Korban juga meminta izin tidak masuk mengajar pada Jumat (10/8/2018) karena hendak ke Kantor BPJS mengurus administrasi untuk berobat," papar Pribadi lagi.

Baca: Minggu Kedua Agustus, Drama Korea Mr. Sunshine Pertahankan Rating Tinggi

Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan.

Di dalam kamar mess yang dihuni korban, ditemukan banyak obat-obatan. Termasuk surat pengurusan berobat BPJS.

Baca: VIDEO: 4 Bahaya Membeli Hape Xiaomi Tidak Resmi

Diberitakan sebelumnya, pria bernama Wahyu Ihdia (36), seorang guru yang mengajar di Internasional Creative School (ICS) Pekanbaru ditemukan meregang nyawa.

Baca: Sutradara Ray Nayoan Bakal Hadir di Siak, Komunitas Filmeker Bisa Ikuti Workshopnya

Jasadnya ditemukan di dalam kamar mess ICS di Jalan Melati, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Senin (13/8/2018).

Menurut informasi yang diterima Tribun, penemuan jasad korban berawal saat seluruh karyawan dan guru ICS, melaksanakan kegiatan briefing pagi.

Saat itu, korban tak tampak batang hidungnya. Sehingga karyawan dan guru lainnya, berinisiatif untuk mencari korban di mess tempat dia tinggal.

Sampai di mess korban, para saksi mencium bau yang menyengat. Pintu kamar korban juga dalam keadaan terkunci dari dalam.

Letika dilihat dari jendela, terlihat tubuh korban dalam posisi terlungkup di depan pintu kamar mandi dengan menggunakan baju kaos oblong biru dan celana pendek warna coklat.

Baca: Promedia Tawarkan Notebook Besutan Axio Bergaransi 3 Tahun

Curiga dengan hal itu, pihak sekolah lalu menghubungi kepolisian.

Tak berapa lama kemudian, petugas dari Polsek Bukit Raya bersama Tim Identifikasi dari Polresta Pekanbaru.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved