Breaking News:

Bengkalis

Desa Padekik Gelar Kenduri Kenegaraan, Peringati HUT RI dan Perjuangan Pertahankan Kemerdekaan

Desa Padekik kecamatan Bengkalis mengelar Kenduri Kenegaraan Sempena memperingati HUT RI ke 73 di desa Padekik, Minggu (26/8/2018) malam.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Kenduri Kenegaraan Desa Padekik dihadiri Gubernur Riau terpilih Syamsuar, Minggu (26/8/2018) malam di Bengkalis. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Desa Padekik kecamatan Bengkalis mengelar Kenduri Kenegaraan Sempena memperingati HUT RI ke 73 di desa Padekik, Minggu (26/8/2018) malam.

Kenduri Kenegaraan dihadiri langsung Gubenur terpilih Syamsuar, Wakil Bupati Muhammad dan Pejabat Forkompinda Bengkalis.

Kenduri Kenegaraan tidak hanya dilaksanakan sebagai bentuk peringatan HUT RI saja. Tapi juga bentuk mengenang kembali perjuangan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia di masa Agresi militer Belanda tahun 1949 di desa tersebut.

Baca: VIDEO: Pemprov Riau akan Tunda Bayar Sejumlah Proyek. Ini Penjelasannya

Dimana di desa Pedekik juga terjadi perperangan melawan Belanda. Hal ini diungkap Ketua Pelaksana Kenduri Kenegaraan Rahmat Dasuki, Minggu (26/8) malam.

"Acara ini merupakan acara tahunan kami, dalam memperingati kemerdekaan dan pahlawan dari desa Padekik yang berjuang mempertahankan Bengkalis pada perang agresi militer Belanda tahun 1949 dulu," ungkapnya.

Menurut dia, perang melawan Belanda saat itu terkenal dengan nama perang Sosoh. Dimana para pemuda Padekik pada peringatan kali ini membuat suatu film yang menggambarkan perperangan melawan Belanda di desa Padekik.

"Kami mengharapkan pemerintah bisa memperhatikan sejarah perjuangan perang Sosoh yang terjadi dan di gambarkan dalam film yang dibuat pemuda Padekik," terang Rahmat.

Baca: Masa Penggunaan Anggaran Tinggal 4 Bulan Lagi, Serapan APBD Pelalawan Masih 46,97 Persen

Sementara Gubernur Riau terpilih Syamsuar melihat desa Padekik yang merupakan desa perjuangan dan banyak sejarah yang bisa di gali.

Pihaknya berharap pemuda di Padekik bisa mengumpulkan bukti bukti dan dokumen sejarah tersebut. Dengan bukti dan dokumen sejarah yang ada, Syamsuar akan memperjuangkan ke tingkat pusat tokoh tokoh yang tercatat dalam sejarah perang di Desa Padekik ini sebagai pahlawan nasional.

"Harapan saya pemuda Padekik bisa mengumpulkan dokumen dokumen sejarah ini termasuk dari pakar pakar sejarah di Provinsi. Kemudian nantinya diusulkan melalui bupati ke provinsi dan akan kita perjuangkan di tingkat nasional," terang Syamsuar.

Baca: Sandiaga Uno Dijadwalkan Ikut Hadiri Puncak Pacu Jalur di Kuansing

Kenduri Kenegaraan ini selain dihadiri sejumlah pejabat, masyarakat Padekik tumpah ruah hadir dalam kegiatan tersebut. Kenduri Kenegaraan ini merupakan tahun ketiga dilaksanakan pemuda Padekik.

Selain pemutaran film perang Sosoh, panitia pelaksana juga menampilkan barang barang bersejarah peninggalan perang. Barang bersejarah tersebut berupa senjata api dan dan pedang yang di gunakan saat perang terjadi. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved