Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dukung Penjual Go Global, Zilingo Berikan Beasiswa Bahasa Inggris Gratis

Zilingo, online marketplace fashion dan lifestyle terbesar di Asia Tenggara menggelar press conference mengenai program “Zilingo Seller Loyalty”.

Editor: M Iqbal
istimewa
Suasana Press Conference Peluncuran Program “Zilingo Seller Loyalty” pada Rabu, 5 September 2018 di Jakarta. Dalam program ini, Zilingo Indonesia menunjuk beberapa lembaga pendidikan bahasa inggris kompeten sebagai tenaga pengajar untuk sellernya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA – Zilingo, online marketplace fashion dan lifestyle terbesar di Asia Tenggara menggelar press conference mengenai program “Zilingo Seller Loyalty”.

Bertempat di Cocowork, Jakarta, program ini resmi diluncurkan dan disaksikan oleh Melina Marpaung selaku Head Of Marketplace PT Zillion Tech Indonesia (Zilingo), Chandni Chainani, Head of Sales Zilingo, dan Sisilia Zulfiyantini, perwakilan seller Zilingo, Rabu, 5 September 2018.

Melina dalam press conference mengungkapkan Zilingo didirikan untuk menghubungkan pecinta mode baik seller maupun buyer di seluruh Asia dengan pilihan fashion yang sangat beragam. Hal tersebut juga yang melandasi Seller Loyalty Program Zillingo yakni Apresiasi dan Edukasi. Selain itu, Seller Loyalty Program Zillingo juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para seller untuk mengembangkan profil dan kinerja bisnisnya.

Baca: Pekanbaru Kekurangan 1.016 Guru, Dapat Jatah Kuota CPNS Guru Hanya 184 Formasi

“Program beasiswa pendidikan bahasa inggris ini merupakan bentuk penghargaan kami terhadap para seller yang loyal, bersedia untuk tumbuh bersama dengan bisnis Zilingo di Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting di pasar perdagangan global. Semua orang membutuhkannya, apalagi untuk para seller Zilingo yang membidik pasar fashion Asia sekaligus untuk menyongsong datangnya era free trade 2020 mendatang. Dengan kapabilitas berbahasa inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis lebih luas lagi ke ranah global ,” terang Melina.

Sebanyak 200 seller Zillingo dari 18 provinsi di Indonesia akan mendapatkan Loyalty Program yang resmi dimulai pada Oktober 2018 hingga akhir 2018. Dalam program ini, Zilingo menunjuk beberapa lembaga pendidikan bahasa inggris kompeten sebagai tenaga pengajar untuk sellernya. Selain seller, reward beasiswa les bahasa inggris ini juga bisa dialihkan kepada anak dari seller sebagai penerima. Chandni Chainani, Head of Sales PT Zillion Tech Indonesia menjelaskan ke-200 peserta Seller Loyalty Program merupakan seller Zilingo yang berhasil meraih angka penjualan tertinggi sepanjang tahun 2017 sampai pertengahan 2018.

“Selain angka penjualan, pertimbangan lainnya adalah konsistensi dalam hal reputasi pelayanan (service). Bagi Zilingo, kesuksesan adalah ketika kami bisa membuat para partner termasuk seller menjadi lebih sukses terlebih dahulu. Investasi yang kami lakukan adalah membuat para seller Zilingo bisa menang di pasar mode Asia,” imbuhnya.

Baca: PSPS Berhasil Menekuk Persik Kendal 2-1, Berikut Foto-fotonya

Lebih lanjut lagi Chandni menjelaskan pertumbuhan seller lokal yang juga sebagai produsen meningkat tajam seiring pertumbuhan bisnis Zilingo di Indonesia. Kualitas dan keragaman produk serta brand fashion dalam negeri menunjukan bahwa produk fashion lokal memiliki daya saing di pasar fashion internasional.

“Banyak sekali merek fashion lokal yang sudah mendapatkan hati di masyarakat. Di Zilingo, seller yang juga produsen pun beragam mulai dari busana muslim, bahan jeans dan yang lainnya. Omset mereka bahkan sampai ratusan juta perbulan. Apabila dibekali dengan kapabilitas berbahasa inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis ke ranah global,” tuturnya.

Sisilia Zulfiyantini, seller Zilingo asal Bandung pun mengungkapkan kegembiraannya terpilih sebagai salah satu penerima Beasiswa Bahasa Inggris dari Zilingo Seller Loyalty Program. Sisilia yang sehari-hari memasarkan brand 2nd Red di Zilingo berhasil membukukan angka penjualan tertinggi di kategori fashion denim.

“Senang sekali pastinya. Semua seller pasti mimpinya bisa membawa produknya tembus ke pasar luar negeri. Semoga dengan ikut beasiswa bahasa inggris dari Zilingo Seller Loyalty Program, Saya bisa lebih lancar dan percaya diri dalam berkomunikasi mengunakan bahasa inggris sehingga memudahkan dalam memasarkan produk,” ungkap Sisilia.

Baca: Live Streaming Juventus Vs Sassuolo Liga Italia (Serie A) di BeinSport 3, Cristiano Ronaldo Buka Gol

Selain beasiswa pendidikan bahasa inggris, kegiatan lainnya dari Seller Loyalty Program Zilingo adalah dengan memberikan fasilitas medical check up secara gratis dari salah satu klinik kesehatan nasional ternama. Sementara Melina menambahkan ke depannya tidak menutup kemungkinan Loyalty Program Zilingo akan dikembangkan dalam wujud kegiatan lain yang lebih beragam. Hal ini mengingat selama kurun waktu 4 bulan sejak peluncuran campaign #SIAPASIHLO pada Maret 2018 lalu, Zilingo sudah berhasil mendatangkan 7 juta pengunjung setiap bulannya.

“Ini murni rasa terima kasih kami kepada mereka yang turut bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan Zilingo. Semoga kegiatan ini dilakukan secara berkala dan benefitnya bisa dirasakan seller sebagai partner Zilingo,” ujar Melina.

Potensi pasar industri e-commerce di Indonesia masih sangat besar. Data yang dihimpun Nielsen bertajuk “Indonesia Ocean of Opportunities Overcoming Dead Win and Riptide 2017,” menyebutkan pasar e-commerce Indonesia diprediksi akan menguasai 52% dari seluruh e-commerce di kawasan Asia Tenggara. Potensi ini menjadi magnet bagi para ecommerce untuk ambil bagian.

“Zilingo percaya bahwa setiap orang harus mempunyai kebebasan untuk mengekspresikan diri mereka melalui fashion. Fashion adalah tentang keragaman, mix and match, Zilingo mengundang setiap pengguna untuk menemukan apapun yang mereka suka, semuanya dalam satu tempat, terang Melina.

Baca: Lowongan CPNS 2018 Segera Dibuka, Yuk Simak Contoh 800 Soal Ujian CPNS Ini

Shopping search engine, Priceza mencatat data untuk wilayah Asia Tenggara selama 6 bulan terakhir (Januari-Juni 2018) menyebutkan kategori fashion adalah produk yang paling banyak dicari di Asia Tenggara. Kategori ini memuncaki daftar pencarian di Indonesia (24.11%), Vietnam (22.65%), dan Thailand (12.12%).

Besarnya demand akan produk fashion online di tanah air juga diikuti dengan peralihan para (UMKM) dari channel distribusi offline ke online. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sampai akhir 2017 menyebutkan 3,79 juta dari total 59,2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah memanfaatkan platform online.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved