Pekanbaru
Penukaran Ringgit Dominasi Penukaran Uang di Money Changer Kalahkan Dolar Amerika Serikat
Penukaran mata uang Ringgit mendominasi penukaran uang di money changer Pekanbaru mengalahkan penukaran mata uang Dolar Amerika Serikat (USD)
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Nolpitos Hendri
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Hendri Gusmulyadi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penukaran mata uang Ringgit mendominasi penukaran uang di money changer Pekanbaru mengalahkan penukaran mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) pada Senin (17/9/2018).
Bila di beberapa kota di Indonesia tingginya nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap rupiah, berdampak pada jumlah penukaran Dolar Amerika Serikat di Money Changer, tidak dengan Kota Pekanbaru.
Antusias pemilik uang Dolar Amerika Serikat di Pekanbaru untuk menukar dolarnya dengan rupiah tak begitu dirasakan perusahaan money changer.
Baca: Tunggu Jawaban Gubri, Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong Saat Demo Suporter PSPS
Baca: Tasman dan Joko Sudah Tiba di Berlin. Mulai Touring Sepeda di Eropa Misi Pariwisata dan Kemanusiaan
Salah satunya yakni di PT Amnah Awal Valasindo di Jalan Ir Haji Juanda Pekanbaru.
Salah satu staf disana kepada Tribun, Melia Purnama Sari, Senin (17/9/2018) menyatakan, dirinya juga tak dapat memberi alasan pasti kenapa di tengah menguatnya dolar tidak dijadikan kesempatan oleh pemilik dolar di Pekanbaru untuk menukar dan mencari keuntungan.
Bahkan sejak dolar mulai menanjak beberapa bulan belakangan, mulai dari harga Rp.14.600, dan kini hampir menyentuh angka Rp.15.000, sama sekali tak memberi pengaruh terhadap tingkat kunjungan Amnah Awal Valasindo.
"Sejak dua bulan bahkan tiga bulan terakhir malah kondisi sama saja. Sebulannya itu satu orang yang datang kesini paling besar hanya menukar sebanyak seribu dolar. Dan secara total disini jumlah yang nukar dolar perbulannya hanya tiga ribu dolar sebulannya," ujar Melia.
Adapun yang mungkin menjadi kendala pemilik dolar di Pekanbaru tak banyak menukar pada saat rupiah melemah, menurut Melia, bisa saja karena ada pembatasan transaksi yang ditetapkan.
Baca: Wakil Rakyat Ingatkan Target Beroperasinya Pasar Sukaramai Sudirman Tak Meleset Lagi
Baca: PSPS vs Persibat Batang di Liga 2 2018, Tim Asykar Bertuah Bawa 18 Pemain
Dimana, setiap money changer mebatasi setiap orang hanya dapat menukar sebanyak U$D 25 ribu perbulannya.
"Jadi transasksinya cuma bisa segitu sebulan. Tak boleh lebih, karena setiap ada yang tukar kita buat data pelanggannya. Dari sana kita tahu seorang itu udah menukar berapa dalam sebulan," jelas Dia.
Saat ini PT Amnah Awal Valasindo menetapkan harga beli dolar sebesar Rp.14.950. Sedangkan untuk jual, perusahaan money changer yang terdaftar dan resmi di Riau ini menetapkan harga Rp.14.900 untuk satu dolar.
Melia mengaku, justru saat ini di PT Amnah Awal Valasindo paling tinggi animo masyarakat untuk menukar ringgit Malaysia, mencapai 80.000 ringgit.
Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya masyarakat Riau berkunjung ke Malaysia dan tingginya tingkat kunjungan masyarakat Malaysia datang ke Riau.
Baca: Walikota Minta Pemilik Akun Facebook EO Sampaikan Permintaan Maaf Secara Terbuka ke Publik
Baca: Seluas 21 Hektar Lahan Hangus Terbakar di Desa Pangkalan Gondai Langgam
"Jadi balik dari Malaysia masyarakat nukar kesini. Sedangkan kalau warga Malaysia nukar ringgit kesini karena mungkin karena kita dekat ke Pasar Bawah, mereka banyak yang berwisata belanja ke Pasar Bawah ini," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sejak-mata-uang-dollar-amerika-serikat_20170130_192556.jpg)