Gempa di Sulteng

Ngaku Dapat Undangan, BNPB Ragukan Keaslian Surat 8 Relawan Asal China yang Ditolak Masuk Palu

Ngaku Dapat Undangan BNPB Ragukan Keaslian Surat 8 Relawan Asal China yang Ditolak Masuk Palu

Ngaku Dapat Undangan, BNPB Ragukan Keaslian Surat 8 Relawan Asal China yang Ditolak Masuk Palu
Kompas.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ngaku Dapat Undangan BNPB Ragukan Keaslian Surat 8 Relawan Asal China yang Ditolak Masuk Palu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menemukan delapan relawan asing asal China yang berencana menuju kawasan terdampak bencana di Palu, Sulawesi Tengah, tanpa membawa surat izin dari organisasi resmi yang telah didaftarkan ke pemerintah.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mereka mengaku mendapat undangan tertulis dari Bupati Sigi untuk ikut membantu proses penanggulangan bencana sebagai relawan.

Tetapi, setelah dilakukan pengecekan, BNPB meragukan keaslian surat tersebut.

Baca: Video Relawan Asing Diusir dari Palu jadi Sorotan Dunia, Mereka Tak Dibutuhkan di Indonesia

Baca: Kabur Saat Dikejar F16 Lanud Pekanbaru 2 Jet Tempur Asing Terdeteksi di Atas Pulau Natuna

"Kita khawatir, masih meragukan suratnya asli atau tidak. Nah, kita sinyalir suratnya palsu," kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Atas dugaan tersebut, petugas BNPB di Makassar memperingatkan delapan orang tersebut untuk tidak masuk ke Palu.

Meski telah diperingatkan, tiga orang tetap menuju Palu melalui jalur darat.

Namun, saat ini, dilaporkan bahwa seluruh relawan asal China tersebut saat ini telah keluar dari wilayah Palu.

Selain delapan relawan asal Tiongkok, Sutopo mengatakan, total ada 14 relawan dari negara asing yang juga ditolak masuk ke Palu.

Rinciannya, delapan orang berasal dari Meksiko, lima orang dari Nepal, dan seorang dari Australia.

Halaman
12
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved