Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kehilangan Kedua Lengan Sadikin Pard Melukis Menggunakan Kakinya, Lihat Hasil Lukisannya

Gunakan kakinya Sadikin Pard (52) sukses dengan berbagai lukisan yang diciptakannya. Baginya hidup tidak boleh putus asa

Editor: Budi Rahmat
(KOMPAS.com / ANDI HARTIK)
Sadikin Pard saat melukis menggunakan kakinya di padepokannya di Jalan Selat Sunda Raya D1/40B Kota Malang, Selasa (16/10/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM-  Sadikin Pard (52)  tidak pernah putus asa meski harus menjalani hidupnya tanpa kedua lengannya.

Justru ia kini sukses dengan kemandiriannya melakukan aktifitas melukis.

Ya, Sadikin mantap membuat lukisan dengan menggunakan kakinya.

Baca: Siap-siap, Drama Korea Terbaru Song Hye Kyo dan Park Bo Gum Dijadwalkan Tayang 28 November

Lihat lukisan hasil karya Sadikin.

Terlahir sebagai penyandang tunadaksa atau tanpa tangan tidak membuat Sadikin Pard (52) pesimistis dalam menjalani hidupnya.

Bahkan, Sadikin sudah membuktikan bahwa hidup dengan segala keterbatasan juga mempunyai kesempatan untuk sukses.

Baca: Ini yang Harus Dilakukan JIka Dapati Ular Masuk ke Dalam Rumah

Sadikin Pard baru memulai melukis di atas kain kanvas di padepokannya yang tidak jauh dari rumahnya di Jalan Selat Sunda Raya D1/40B Kota Malang, Selasa (16/10/2018).

Kaki kirinya yang mengapit kuas terus bergerak menorehkan berbagai warna di atas kain berukuran 40x55 sentimeter yang berdiri di depannya.

Sesekali, Sadikin mengontrol kuas itu dengan kaki kirinya.

Baca: Bayi yang di Temukan Warga Siak Kecil di Rawat Puskesmas Lubuk Muda, Begini Kondisi Terkininya

Sadikin juga menyelupkan kuas itu ke dalam kaleng yang berisi air untuk mengambil cat acrylic dengan warna yang berbeda. Sadikin terus melukis.

Dengan mengkombinasikan berbagai warna, Sadikin mencurahkan isi pikirannya ke atas selembar kain kanvas tersebut. Sekitar 10 menit berlalu, kain kanvas yang awalnya putih itu sudah penuh dengan warna.

Gambar yang diinginkan Sadikin mulai terbentuk. Tidak lama kemudian, Sadikin menyelesaikan lukisannya itu. Sebuah lukisan impresionis dengan pemandangan pohon ditunjukkan oleh Sadikin.

Pria kelahiran 29 Oktober 1966 itu mulai melukis sejak masih di taman kanak - kanak. Saat itu, melukis hanya sebagai hobi. Sadikin juga pernah les melukis secara privat di rumahnya.

Baca: Intip Serunya Nia Ramadhani Nyanyi dan Nari Bareng Putrinya, Anak Rasa Adek

Hingga mengenyam pendidikan sekolah menengah atas di SMA Santa Maria Kota Malang, Sadikin masih menempatkan melukis sebagai hobi.

Ditengah keterbatasannya, Sadikin lalu melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved