Tekno
Samsung Resmikan Galaxy A9s dan Galaxy A6s, Tak Bakalan Masuk Indonesia?
Samsung meluncurkan dua ponsel seri Galaxy A baru di China Jumat (26/10/2018) ini, Galaxy A6s dan Galaxy A9s.
Penulis: CandraDani | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM-Akhirnya Samsung menyerah. Demi melihat pasar smartphone di China yang sangat potensial, maka perusahaan eletronik terbesar di Dunia itu, mulai menyerahkan produksi ponsel mereka ke perusahaan lokal.
Samsung meluncurkan dua ponsel seri Galaxy A baru di China Jumat (26/10/2018) ini, Galaxy A6s dan Galaxy A9s.
Dikutip dari TheVerge, Galaxy A9s hanya berganti nama Galaxy A9 untuk pasar China, sebuah ponsel mid-range dengan empat kamera di bagian belakang.
Baca: Ketahuan Pakai iPhone X, Artis Rusia Ini Dituntut Samsung Hingga Rp 24 Miliar Lebih
Baca: Bocor, Samsung Galaxy S10 Bakal Dilengkapi Pemindai Sidik Jari di Dalam Layar
Apa yang lebih menarik adalah Galaxy A6s, yang merupakan ponsel ODM (Original design manufacturer) pertama Samsung, atau yang diproduksi oleh perusahaan lain.
Menurut The Korea Herald, Samsung telah melakukan pembicaraan untuk melakukan outsourcing produksi ponsel Galaxy mid-to-end-nya ke perusahaan manufaktur desain asli China, Wingtech, yang memproduksi ponsel Xiaomi.
Galaxy A6s memiliki dua kamera 12MP di belakang, dan satu kamera depan 12MP.
Layarnya adalah layar Super AMOLED 1080p 6 inci. Ini didukung oleh chip Snapdragon 660, dan memiliki RAM 6GB, dengan varian penyimpanan 64 dan 128GB.
Harganya dimulai dari CNY 1,800, yaitu sekitar $ 260 USD, tetapi ponsel kemungkinan besar hanya akan tersedia di China untuk saat ini.
Dua ponsel baru ini mewakili perubahan dalam strategi Samsung untuk meningkatkan penjualan di China dan India, karena perusahaan sedang berjuang untuk bersaing dengan pembuat telepon Cina seperti Huawei dan Xiaomi.
Sebagaimana dilaporkan oleh Strategy Analytics bahwa Samsung memiliki kurang dari 1 persen pangsa di pasar Cina, yang menyebabkan Samsung mempertimbangkan untuk menutup salah satu dari dua pabriknya di China, sementara itu tampak semakin banyak perusahaan ODM untuk memangkas biaya manufaktur.
Baca: Pakai Snapdragon 660, Samsung Galaxy A6s Segera Meluncur 24 Oktober Nanti
CEO Samsung Mobile DJ Koh juga baru-baru ini mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaan mengubah strateginya menjadi "membawa teknologi dan poin diferensiasi mulai dari pertengahan-akhir," daripada memulai dengan model utama.
Galaxy A9s adalah contoh terbaru dari ini, dan jika Galaxy A6s berjalan dengan baik di China, itu bisa berarti bahwa lebih banyak ponsel ODM yang mungkin bakal diproduski di China daratan ke depan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/samsung-galaxy-a9s-dan-galaxy-a6s_20181026_215901.jpg)