Rokan Hulu
4.001 Unit Rumah Terdampak Banjir di Rohul
Sebanyak 4.001 unit rumah terdampak banjir di Rokan Hulu, jumlah ini berdasarkan data sejak Bulan Oktober hingga Bulan November
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nolpitos Hendri
4.001 Unit Rumah Terdampak Banjir di Rohul
Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra
TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Sebanyak 4.001 unit rumah terdampak banjir di Rokan Hulu, jumlah ini berdasarkan data sejak Bulan Oktober hingga Bulan November.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Banjir daerah (BPBD) Rokan Hulu (Rohul), dan data rangkuman Trribunrohul.com, mulai bulan Oktober Hingga saat ini November 2018, sebanyak 4.001 Kepala Keluarga (KK), dan merendam sekitar 4.001 unit rumah, yang terdampak banjir.
Baca: UPDATE! Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi ke Anak Korban: Tidur Lagi Sana, Mama Cuma Sakit
Baca: 12 Jiwa di Desa Lubuk Kembang Bunga Diungsikan ke Dua Lokasi
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan banjir (BPBD) Rohul, Suparno mengungkapkan, berdasarkan data dari BPBD yang dirangkum, pada Rabu (10/10/2018) Banjir melanda Kecamatan Rokan IV Koto, tepatnya di Kelurahan Rokan yang terdampak 271 KK, kemudian di desa Koto Ruangan 97 KK dengan total 368 KK di kecamatan Rokan IV Koto, pada banjir ini juga merendam sekitar 358 unit rumah.
Ia menambahakan, Dua hari berselang, pada Jumat (12/10/2018), Banjir kembali melanda Kecamatan Kunto Darussalam, tepatnya di kelurahan kota lama, dan berdampak pada 297 KK, dan 297 unit rumah.
Kemudian Di kecamatan Pagaran Tapah, pada Jumat (12/10/2018), tambahnya, banjir juga melanda Desa sangkir Indah rumah yang terdampak banjir dihuni sekitar 239 KK kurang lebih 894 jiwa, dengan 239 unit rumah terendam.
Baca: Ketua DPRD Kampar Mangkir Saar Rapat Paripurna KUA PPAS APBD Kampar 2019, Ini Penjelasannya
Baca: Hasil Akhir PSS Sleman Vs Persita 4-1, Grup B Babak 8 Besar Liga 2 2018, Gonzales Cetak 3 Gol
Tak samapai disitu, tambah Suparno, pada Senin (15/10/2018), banjir kembali melanda Kecamatan Bonai Darussalam, di 4 desa, yakni, desa Sontang yang terdampak 1.069 KK, desa Kasang Padang 229 KK, desa Teluk Sono 326 KK dan desa bonai 765 KK, secara keseluruhan ada 2.387 KK, dan 2387 unit rumah yang terendam banjir.
Lebih lanjut dijelaskan Suparno, Ibu kota kabupaten pun juga ikut dilanda banjir, di Kecamatan Rambah, pada Rabu (31/10/ 2018), terdata di Desa babusalam, sekitar 250 KK, kelurahan Pasirpangaraian, 100 KK, desa pematang berangan 88 KK, dan Desa Koto Tinggi 15 KK dengan jumlah total 453 KK, dan 453 unit rumah terendam.
Sementara, di Kecamatan tambusai pada kamis (1/11/2018), Desa Sungai Kumango rumah warga yang terdampak ada 200 KK, Kelurahan Tambusai 58 KK, desa Lubuk Soting 43 KK dengan jumlah keseluruhan 301 KK dan Rumah terendam 301 unit.
Baca: Satu Pelajar di Dumai Meninggal dalam Kecelakaan Saat Pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2018
Baca: Tas Misterius Berisi Jasad Bayi Ditemukan di Dalam Mobil Warga
Selanjutnya, pada Selasa (6/11/2018) Banjir melanda kecamatan Kepenuhan, di desa Rantau binuang Sakti 227 KK dan desa Ulak patian 126 KK jumlah keseluruhan 353 KK, serta 353 unit rumah juga tersendam.
"Bahkan dua desa di kecamatan Kepenuhan sempat terisolir akibat banjir yang menggenangi badan jalan," sebutnya, Jumat (16/11/2018).
Sementara, baru-baru ini, tambahnya, Kecamatan Rambah Samo juga dilanda banjir pada Kamis (15/11/2018) mengakibatkan 56 KK dan 56 unit rumah terdampak banjir.
"Untuk banjir di Rambah Samo sudah surut dan masyarakat sudah beraktifitas seperti biasa," sebutnya.
Suparno mengaku, saat ini intensitas hujan masih tergolong tinggi. Menurutnya, ada Sembilan kecamatan di Rohul yang hampir setiap tahun terdampak banjir, akibat meluapnya Sungai Rokan, Batang Lubuh, dan Sungai Batang Sosa.
Baca: HASIL Voting Indonesian Idol Junior 2018: Charisa Tersingkir dari Top 7
Baca: HASIL AKHIR PSM Makasar Vs Persija Jakarta Imbang 2-2, Persija Gagal Dekati Poin PSM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/simpang-kumu-banjir-rohul_20161127_105536.jpg)