Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Belajar Menjangkau Dunia dari SCMP

Koran yang berusia 115 tahun pada 6 November lalu itu menjadi satu contoh sukses media yang mampu bertahan di era disruptif teknologi dan informasi.

Penulis: hasanah samhudi | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/Hasanah Samhudi
Jurnalis dan karyawan bekerja dan berinteraksi di ruang divisi digital news South China Morning Post Rabu (7/11/2018).Transformasi digital dua tahun terakhir menjadikan SCMP berhasil penetrasi pasar hingga Amerika dan India 

TRIBUNPEKANBARU.COM - SELAMA empat hari (6-9 November 2018), Tribun Pekanbaru mengikuti acara RGE Journalism Workshop 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Hong Kong. RGE (induk usaha Riau Andalan Pulp and Paper - RAPP) bekerjasama dengan Asosiasi Suratkabar dan Penerbit Dunia (WAN-IFRA), dengan mengikutkan peserta workshop pada Digital Media Asia Conference 2018.

BUTUH waktu sekitar 15 menit perjalanan bus dari Museum Liang Yi, di kawasan Sheun Wan, untuk menuju mal Times Square di kawasan Causeway Bay. Museum Liang Yi dan mal Times Square berada di Hong Kong Island.

Memasuki mal Times Square, pandangan sulit dilepas dari berbagai brand produk dunia. Produk fashion, tas, parfum, perhiasan dan segala pernak-perniknya.

“Jangan dipikirkan. Uangnya tak berseri. Yang pasti, barangnya asli,” ujar seorang rekan jurnalis, mengomentari keriuhan mal, Rabu (7/11) lalu.

Suratkabar South China Morning Post (SCMP) yang akan kami kunjungi berkantor di gedung Times Square.

20 Peserta RGE Journalism Workshop bersama enam orang pendamping dari RGE mendapat kesempatan mengunjungi SCMP. Tribun Pekanbaru datang bersama Riau Andalan Pulp and Paper (anak usaha RGE).

Koran yang berusia 115 tahun pada 6 November lalu itu menjadi satu contoh sukses media yang mampu bertahan di era disruptif teknologi dan informasi.

Sementara sejumlah media cetak dunia tertatih-tatih, SCMP bahkan berhasil melakukan penetrasi pasar hingga ke Amerika.

Keberhasilan mereka dipaparkan CEO SCMP, Gary Liu, pada acara Digital Media Asia Conference 2018, esok harinya.

SCMP berhasil melakukan transformasi dari koran regional menjadi mendunia, terutama setelah grup Alibaba masuk pada dua tahun lalu.

“Bukan cuma transformasi dari (koran) cetak ke digital, tetapi dari koran regional yang meliput dunia menjadi sebuah perusahaan media global dengan keahlian regional,” ujar Gary Liu, di depan sekitar 400 partisipan DMA 2018 dari 40 negara, termasuk Indonesia.

Ia menayangkan slide yang menunjukkan users digitalnya meningkat 4,8 kali lipat, dan jumlah dari luar Hong Kong naik 6,1 kali lipat.

Biasanya penetrasi pasar 90 persen, kata Gary, sekarang 90 persen pasar internasional dan dalam negeri 10 persen.

Satu keberhasilan SCMP adalah menjangkau kebutuhan pembacanya, di dalam maupun di luar negeri. Untuk menjangkau pembaca di luar negeri, SCMP bekerja sama dengan media Politica di Amerika dan The Times of India, di India.

“Jadi digital tidak mengubah SCMP yang lama, melainkan semakin banyak pembaca dari seluruh dunia,” ujar Gary Liu, yang baru bergabung di SCMP sejak Januari 2017.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved