Indragiri Hulu
Siswa dan Guru Agama Kristen di Inhu Gelar Perayaan Natal
Ratusan siswa dan guru pendidikan agama Kristen di SD, SMP, dan SMA sederajat di Inhu menggelar perayaan Natal di gedung HKBP Resort Rengat
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Nolpitos Hendri
Siswa dan Guru Agama Kristen di Inhu Gelar Perayaan Natal
Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit
TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Ratusan siswa dan guru pendidikan agama Kristen di SD, SMP, dan SMA sederajat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar perayaan Natal di gedung HKBP Resort Rengat pada Rabu (12/12/2018) malam.
Perayaan Natal tersebut juga dihadiri oleh Pembimas Kristen, Sahat Lambok Sihombing.
Baca: SBY dan Jokowi Datang ke Riau, SBY Jalani Tepuk Tepung Tawar, Jokowi Terima Gelar Adat
Baca: Tokoh Terpopuler di Google Indonesia Sepanjang Tahun 2018, Ada Ahok, Jokowi sampai Khabib
Frangky Maningkas, Ketua Kelompok Guru Majelis Guru Mata Pelajaran Agama Kristen (KKG MGMP) Kabupaten Inhu mengungkapkan perayaan Natal seperti ini sudah dua kali dilaksanakan, setelah yang pertama pada tahun 2017.
Pada tahun ini, antusias para guru dan siswa Kristen se Inhu sangat terasa.
Seperti yang disampaikan Frangky, bahwa tahun ini jumlah peserta mencapai 400 orang lebih melebihi target panitia sekira 300 orang lebih.
"Karena kita kemarin tidak terlalu banyak, makanya kita gabung. Namun itu juga melebihi target kita, yang awalnya diperkirakan hanya 300 ternyata mencapai 400 orang," kata Frangky, Kamis (13/12/2018).
Baca: FOTO: Persiapan di LAM Riau Jelang Kedatangan Presiden SBY dan Jokowi ke Riau
Baca: SBY dan Jokowi Sama-sama Singgah di LAM Riau, Bertemukah mereka? Ini Kata Petinggi Partai Demokrat
Frangky menuturkan perayaan Natal tahun ini mengangkat tema "Sehati sepikir dalam Tuhan" dengan sub thema "dengan semangat Natal kita tingkatkan profesionalitas dan komitmen untuk mencerdaskan bangsa dan negara".
Sementara itu, Sahat Lambok Sihombing kepada Tribuninhu.com usai acara berharap agar ke depan para guru-guru pendidikan Agama Kristen di Inhu yang saat ini masih berstatus honorer.
"Kita berharap agar kiranya melalui kebijakan kepala daerah bisa menjadikan guru-guru agama Kristen menajadi guru honor daerah," kata Sahat.
Sahat juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan proposal untuk ditujukan kepada Bupati Inhu.
Baca: VIDEO: Soal Rencana Kunjungan Presiden Jokowi ke Riau, Gubri Enggan Berkomentar
Baca: Regu Sniper TNI akan Terlibat dalam Pengamanan Kunjungan Presiden Jokowi Ke Riau
Menurutnya saat ini ada sekitar 60 orang guru agama Kristen di Inhu.
Jumlah itu tentunya masih sangat minim bila dibandingkan dengan jumlah sekolah yang ada di Kabupaten Inhu.
Oleh karena itu, melalui semangat Natal ini, Sahat berharap agar Pemkab Inhu memperhatikan nasib guru-guru agama Kristen di Kabupaten Inhu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/siswa-dan-guru-agama-kristen-di-inhu-gelar-perayaan-natal.jpg)