Pelalawan
Banjir di Jalintim Pelalawan Sudah Mulai Surut
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Ali Ardi, Jumat (21/12/2018) mengatakan banjir di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pelalawan sudah mulai surut
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Ali Ardi, Jumat (21/12/2018) mengatakan banjir di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pelalawan sudah mulai surut.
"Hari ini kembali surut lagi. Kemarin kan juga surut, " kata Kompol Ali Ardi, Jumat (21/12/2018).
Surutnya banjir di Jalintim serta daerah lainnya di Pelalawan tidak bisa dilepaskan dari turunnya level air Sungai Kampar di Pelalawan.
Pengukuran level air Sungai Kampar di ponton milik RAPP Kec Langgam, Pelalawan Jumat pagi (21/12/2018), ketinggian air yakni 3,94 meter.
Ketinggian air sudah dibawah 4 meter.
Dengan ketinggian air tersebut, terjadi penurunan level air sebesar 13 cm dibanding pengukuran Kamis (20/12/2018).
Level air memang mulai menurun. Pada Rabu (19/12/2018), penurunan level sebanyak 3 cm. Sedangkan pada Kamis kemarin turun 8 cm.
Baca: BANJIR, Mau Lewat? Bayar Rp 500 Ribu, Fenomena Jasa Penyebarangan di Jalintim Pelalawan
Baca: Level Ketinggian Air Sungai Kampar Turun, Banjir di Jalintim Pelalawan Mulai Surut
Sebelumnya diberitakan, beberapa titik di Jalintim Pelalawan mulai dari KM 79 - 83 tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 50 - 60 cm.
Kendaraan roda dua dan roda empat disarankan tidak memaksakan melewati daerah banjir sebab dikhawatirkan mogok.
Keadaan ini dimanfaatkan warga dengan membuat jasa penyeberangan.
Roda dua mengungkap truk biasa sedangkan roda empat menggunakan truk khusus.
Dikatakannya, harga Rp 500 ribu itu merupakan harga tertinggi untuk penyeberangan roda empat.
Harga memang bervariasi namun sekitar Rp 350 ribu - Rp 500 ribu.
Sedangkan roda dua berkisar Rp 50 ribu - Rp 70 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/polisi_buat_tanda_pembatasan_jalan_di_lokasi_banjir_jalintim_pelalawan.jpg)