Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kisah Paul Phua: Dewa Judi dari Pulau Kalimantan Ini Diburu FBI

Phua disebut sebagai salah satu bandar taruhan terbesar di dunia, dan selama bertahun-tahun ia telah memberikan pengaruh besar pada perjudian dunia.

intisari.gridid
Paul Phua dalam sebuah perjudian 

 

Meski berasal dari Kalimantan, Phua bukan orang Indonesia, melainkan Malaysia.

Phua disebut sebagai salah satu bandar taruhan terbesar di dunia, dan selama bertahun-tahun ia telah memberikan pengaruh besar pada perjudian dunia.

Melansir dari ESPN, Phua adalah sosok yang sederhana selama berkecimpung di dunia judi, ia telah mendirikan kerajaan perjudian di Hong Kong, Las Vegas, London dan Melbourne.

Awal mulanya ia hanyalah seorang pekerja kontruksi, namun ketika ia hidup dengan perjudian kecil di Kuala Lumpur ia menemukan lingkungan yang menguntungkan.

Dikatakan ia telah menghasilkan kekayaan sebesar 400 juta dolar AS (sekitar Rp6 Triliun). 

Awalnya ia hanyalah seorang operator jamuan makan VIP di Macau.

Pada 2006 ia bekerja dengan Steve Wynn dan membuka Whynn Macau dan memperluas bisnis tersebut dan menjadi pemain poker.

Pada 2010, permainan judi Las Vegas mulai bergerak ke Macau, pemain seperti Tom Dwan, Phil Ivey, Chau Giang, Patrik Antonius, dan John Juanda pun pindah ke sana.

Pada 2011, pemain poker profesional lainnya telah bergabung di Macau.

Baca: JADWAL Bola Sore Ini: Link Streaming Piala Indonesia Persekaba Bali vs Persela Lamongan

Baca: VIDEO: Jadwal Live Atletico Madrid Vs Espanyol Liga Spanyol Pekan ke 17, Pukul 23.00 WIB

Baca: Sekjen PSSI, Ratu Tisa Dipanggil Tim Satgas Pengaturan Skor

 wajah Paul Phua ketika dalam sebuah pertandingan judi

 
wajah Paul Phua ketika dalam sebuah pertandingan judi

Phua juga ikut bermain pada pertandingan ini pada tahun 2012. Phua memasuki World Series of Poker 2012 sebesar 1.000.000 dolar AS (sekitar Rp15 miliar) Big One untuk satu acara Drop.

Di London setelah mengalahkan Richard Yong ia mendapatkan uang terbesarnya, sebesar sekitar Rp24 miliar.

Selama pertandingan uang tunai di Milies Aussie 2014, Phua terlibat dalam pot senilai 991 ribu dolar AS (sekitar Rp15 milliar) melawan sesama pemain poker Macau, Lo Shing Fung.

Baca: Baim Wong Ungkap Malam Pertama dengan Paula Verhoeven, Ini Reaksi Sang Istri

Baca: Update Transfer Liga 1: Sukses Bawa Persija Juarai Liga 1, Teco Menyeberang ke Bali United?

Baca: Biar Nggak Dicopot, Emak-emak di Semarang Ini Pasang Baliho Prabowo-Sandiaga di Depan Rumah

Namun pada 2014 dirinya menjadi salah satu buruan FBI karena sepak terjangnya yang membahayakan.

Pada 5 Agustus 2014, Paul Phue berada di podium ruang sidang, saat dirinya diadili.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved