Berita Riau

KISAH Pilot Ganteng Asal Pekanbaru, Sering Lihat Pesawat Tempur Hingga Paksa Turun Pesawat Asing

Kisah pilot ganteng asal Pekanbaru, sering lihat pesawat tempur hingga jadi pilot dan paksa turun pesawat asing Ethiopian Air di Bandara Hang Nadim

KISAH Pilot Ganteng Asal Pekanbaru, Sering Lihat Pesawat Tempur Hingga Paksa Turun Pesawat Asing
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Lanud Roesmin Nurjadin
KISAH Pilot Ganteng Asal Pekanbaru, Sering Lihat Pesawat Tempur Hingga Paksa Turun Pesawat Asing 

Di sana dia diperkenalkan dengan teknologi-teknologi yang tercanggih saat ini.

"Sangat bangga rasanya saya dapat mengawaki pesawat yang bernilai tinggi dan tercanggih yang dimiliki indonesia saat ini," sebutnya.

Kapten Barika mengikuti pendidikan kemiliteran di Akademi Angkatan Udara (AAU).

Dia merupakan lulusan tahun 2009.

Saat masih berpangkat Lettu, Barika Harma berhasil menyelesaikan pendidikan konversinya sebagai penerbang pesawat tempur F16.

Pesawat tempur F16 saat mendarat di Skadron 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (28/2/2018). KISAH Pilot Ganteng Asal Pekanbaru, Sering Lihat Pesawat Tempur Hingga Paksa Turun Pesawat Asing
Pesawat tempur F16 saat mendarat di Skadron 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (28/2/2018). KISAH Pilot Ganteng Asal Pekanbaru, Sering Lihat Pesawat Tempur Hingga Paksa Turun Pesawat Asing (Tribun Pekanbaru/ Doddy Vladimir)

Pendidikan konversi ketika itu ditutup oleh mantan Komandan Lanud RSN Marsma TNI Henri Alfiandi (saat ini berpangkat Marsekal Muda dan menjabat Pangkoopsau II).

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Lahir di Keluarga Seniman, Lomba Nyanyi hingga Jadi Dara Pekanbaru

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Dara Riau hingga Putri Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia

Baca: KISAH Cewek Cantik dan Imut Asal Pekanbaru, Putus Kuliah hingga Jadi Seorang Pengusaha Dessertbox

Meski lahir di Pekanbaru, namun Barika merupakan warga asli Sungai Pinang, Kabupaten Kampar.

Masa kecil dia habiskan di kampung halamannya itu.

Dia menempuh sekolah dasar di SDN 002 Sungai Pinang (1999), lanjut ke tingkat SMP, di SLTPN 02 Rimbo Panjang (2002).

Dia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMUN Plus Provinsi Riau (2005).

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved