Pekanbaru

Disdik Gelar UNBK di 78 Sekolah, DPRD Kota Pekanbaru Ingatkan Tentang Ini

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019 jatuh pada tangal 22 sampai 25 April mendatang.

Disdik Gelar UNBK di 78 Sekolah, DPRD Kota Pekanbaru Ingatkan Tentang Ini
TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
FOTO ILUSTRASI - Sejumlah murid SMPN I tengah bersiap-siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya, Senin (23/4/2018). 

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019 jatuh pada tangal 22 sampai 25 April mendatang.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru telah menetapkan 78 sekolah yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Untuk itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru mengingatkan Disdik untuk memperhatikan beberapa hal yang dinilai cukup urgen sebelum pelaksanaan UNBK.

Baca: Aktor Tampan Singapura, Aloysius Pang Tewas Usai Ikuti Wajib Militer, Berikut Kronologinya!

Agar ujian berjalan lancar dan siswa tidak terkendala dalam menjawab soal pada perangkat komputer.

"Kita minta Disdik dan pihak sekolah menerapkan UNBK ini dengan benar. Dikomunikasikan secara baik-baik supaya tidak ada kendala sedikitpun," terang Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin SE, kepada tribunpekanbaru.com, Sabtu (26/1/2019).

Zainal menyatakan, ketersediaan perangkat komputer di 78 sekolah harus dipastikan cukup sesuai dengan jumlah peserta UNBK. Mengingat saat ini banyak SMP yang belum punya komputer dan menumpang ke sekolah SMA yang letaknya bertetangga, contohnya SMPN 8 Pekanbaru yang menumpang ke SMAN 4.

"Kewenangan SMA sudah di provinsi dan tidak di kita lagi. Ini harus dicermati lagi," tambah wakil rakyat yang duduk di Komisi IV ini.

Kemudian, lanjut Zainal, Disdik jangan sampai membebankan perangkat komputer ke siswa ataupun orangtua murid, apabila terjadi kekurangan.

Seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Kampar, wali murid diminta menyediakan laptop untuk digunakan saat UNBK.

Alhasil orangtua siswa pontang-panting nyari pinjaman uang untuk membeli atau mengkreditkan laptop. Ditengah kondisi ekonomi yang saat ini cukup sulit dan kebanyakan tidak mampu.

Baca: Drama Korea Encounter di Trans TV Tamat Sore Ini, Berikut Daftar Lengkap OST yang Wajib Kamu Dengar

Jaringan yang dipakai pada UNBK harus sesuai dengan standarisasi agar tidak ada kendala akibat jaringan yang ngadat atau tidak lancar.

Di sisi lain, Disdik harus berkoordinasi dengan pihak terkait sepeti PLN dalam ketersediaan aru listrik selama pelaksanaan UN.

"PLN juga harus dikomunikasikanlah. Supaya tegangan listriknya maksimal serta jaminan tak ada pemadaman," tandasnya.‎ (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved