1.100 Karyawan di PHK, Google dan Facebook Dianggap Penyebab Lesunya Industri Media Online Buzzfeed

CEO Buzfeed Jonah Paretti memaparkan setidaknya akan memangkas 15 persen pekerjanya, setara dengan 250 pekerjaan

1.100 Karyawan di PHK, Google dan Facebook Dianggap Penyebab Lesunya Industri Media Online Buzzfeed
foto/net
Ilustrasi 

Buzzfeed dan Huffington Post PHK Ribuan Karyawan, Industri Media Online Lesu?"

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perusahaan media digital Buzzfeed dan Huffington Post tengah menghadapi masa-masa sulit.

Dikutip dari The Guardian, founder sekaligus CEO Buzfeed Jonah Paretti dalam sebuah surat bertajuk 'Difficult Changes' memaparkan setidaknya akan memangkas 15 persen pekerjanya, setara dengan 250 pekerjaan, atau sama dengan 1.100 karyawannya di seluruh dunia.

Perusahaan media yang dianggap sebagai masa depan jurnalisme dunia tersebut tengah mengalami pertumbuhan pendapatan tahun lalu setelah sempat merugi di 2017.

Namun, Paretti mengatakan, pertumbuhan pendapatan tersebut tak cukup untuk bisa mendorong kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

Dalam surat tersebut dia menyebutkan, dengan mengurangi pengeluaran Buzzfeed bisa berkembang dan mengendalikan nasibnya sendiri tanpa melakukan penggalangan dana yang lebih besar.

Pada saat yang sama, perusahaan induk Huffington Post, Verizon, juga akan memangkas 7 persen pegawainya atau setara dengan 800 pekerja dari anak usaha medianya yang terdiri dari Huffington Post, Yahoo, dan AOL.

Sinyal lainnya yang menunjukkan lesunya industri media digital juga ditunjukkan oleh Warner Media yang akan menutup perusahaan investasi digitalnya, Warner Media Investments.

Dikutip dari Huffington Post, industri media digital memandang duopoly Google dan Facebook yang merajai dunia iklan online lah yang menyebabkan lesunya dunia industri media digital.

Perusahaan media Amerika Serikat yang membawahi media lokal setempat, Gannett, juga harus memangkas ratusan karyawan redaksinya, mulai dari The Arizona Republic, the Coloradoan, dan The Record di New Jersey.

Setidaknya 400 orang telah terkena dampak dari PHK tersebut.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved