Berita Riau

Kera Serang Anak 2 Tahun di Kota Kampar Hulu, Lengan Kiri Luka Parah Kena Gigitan

Kera menyerang anak berusia 2 tahun di Kabupaten Kampar, Riau. Akibatnya, lengan kiri sang anak mengalami luka parah terkena gigitan

Kera Serang Anak 2 Tahun di Kota Kampar Hulu, Lengan Kiri Luka Parah Kena Gigitan
cnprc.ucdavis.edu
kera Owa Ungko 

Seekor kera serang anak berusia 2 tahun. Lengan kiri sang bocah digigit hingga luka parah

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seekor kera dari jenis Owa Ungko menyerang seorang anak berusia dua tahun bernama Karina. Akibat serangan itu, lengan kiri Karina mengalami luka parah.

Kera menyerang anak 2 tahun itu  tersebut terjadi di Dusun Batas, Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (6/2/2019) lalu.

Serangan itu mengakibatkan korban mengalami beberapa luka robek di lengan sebelah kiri.

"Ya benar, korban berusia dua tahun yang digigit Ungko di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar," ujar Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono, Jumat (8/2/2019).

Baca: Chat Mucikari Bocorkan Tarif Della Perez, Adik Jupe Meradang! Ternyata ini Pekerjaan Sebenarnya

Baca: Bayi Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela Rumah, Bibinya Syok, Dokter Temukan Ini di Leher Bayi

Baca: Ustaz Abdul Somad Jelaskan Keutamaan Meninggal Dunia di Hari Jumat Hingga Ceritakan Siksa Kubur

Baca: Punya 33 Paket Kecil Sabu Siap Edar, Empat Lelaki di Dumai Diamankan Polisi

Suharyono mengatakan, Karina digigit saat bermain dengan kera yang merupakan hewan peliharaan orangtuanya.

Kera tersebut tiba-tiba menyerang dan mengigit lengan kiri korban hingga terluka cukup parah.

Karina dilarikan ke Puskesmas Koto Kampar Hulu untuk mendapat perawatan.

Suharyono mengatakan, setelah kejadian itu, petugas BBKSDA Riau melakukan evakuasi terhadap kera jantan berusia sembilan tahun itu.

SUBSCRIBE CHANEL YOUTUBE KAMI DI @tribunpekanbaruofficial :

Saat ini kera tersebut menjalani observasi di kandang transit BBKSDA Riau sebelum dilepasliarkan ke habitatnya.

Suharyono mengimbau agar masyarakat tidak lagi menjadikan kera Uwo Ungko sebagai hewan peliharaan,

Kera tersebut merupakan jenis satwa yang dilindungi.

"Kita mengimbau bagi masyarakat yang memelihara hewan dilindungi agar diserahkan ke kita (BBKSDA Riau)," ujar Suharyono. (*)

Editor: rinalsagita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved