Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penumpang Sepi, Banyak Pesawat Lion Air Menganggur di Bandara Soekarno-Hatta

Sejumlah maskapai pun hanya mengangkut penumpang dalam jumlah yang minim dan banyak kursi kosong.

Editor: Sesri
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pesawat Lion Air yang terparkir di Apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (8/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Setelah taksi, Damri dan pedagang mengeluhkan sepinya pengguna jasa di Bandara Soekarno Hatta, kini maskapai penerbangan ikut-ikutan menjadi korban.

Maskapai Lion Air Group pun menjadi satu diantara beberapa maskapai yang menelan kerugian karena sepi penumpang.

Dari informasi yang didapatkan, terdapat banyak pesawat Lion Air yang hanya terpakir di apron Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta karena sepi penumpang.

Sejumlah maskapai pun hanya mengangkut penumpang dalam jumlah yang minim dan banyak kursi kosong.

Seperti yang diungkapkan oleh Yustianto yang baru saja mendarat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta dari Padang menggunakan maskapai Lion Air.

Ia mengaku kepada TribunJakarta.com bahwa ia hanya terbang bersama tiga penumpang lainnya. Bahkan lebih banyak kabin kru ketimbang penumpang.

Baca: Kemenhub Sebut Citilink Tunda Penerapan Bagasi Berbayar hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Baca: Ngamuk Bawa Parang hingga Tinggal Oleh-oleh, Reaksi Penumpang Ogah Bayar Kelebihan Bagasi Lion Air

Baca: Harga Tiket Kemahalan Bikin Penumpang Sepi, 14 Penerbangan dari Batam Hasrus Dibatalkan

"Lucu mas. Saya cuma tiga orang doang dalam pesawat. Yakin orang naik sama turun barengan kok," ujar Yustianto di Terminal 1 bandara Soekarno-Hatta, Jumat (8/2/2019).

Sebab, menurutnya tiket yang harus ia bayar untuk dapat terbang dari Padang menuju Bandara Soekarno-Hatta menyentuh angka Rp 1,5 juta.

Saat dikonfirmasi, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro membenarkan hal tersebut.

"Karena saat ini musim sepi saja. Tidak hanya parkir, kita tetap ada melakukan maintenance. Lalu pesawat itu juga bisa dioperasikan buat rotasi. Tapi kalau mangkrak itu dalam tanda kutip pesawat tetap bisa dioperasikan," jelas Danang kepada.

Namun, ia belum bisa dimintai keterangan berapa jumlah pesawat yang nganggur di Terminal 1 dan 2 bandara Soekarno-Hatta.

Walau hanya sedikit terpapar akibat mahalnya tiket pesawat dan aturan bagasi berbayar, Danang menjelaskan hal tersebut karena sedang dalam musim sepi.

"Sepi karena low season (musim sepi) saja. Kalau itu (bagasi berbayar) kan kebijakan, tapi lebih ke pilihan penumpang kalau harga bagasi. Yang jelas kebijakan bagasi itu merupakan kebijakan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan," papar Danang.

Sebelumnya, ia menjelaskan, pemberlakuan aturan bagasi berbayar yang diterapkan Lion Air dan Wings Air merupakan tuntutan persaingan pasar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved