Pekanbaru

Banyak Warga yang Disengat, Damkar Pekanbaru Evakuasi Sarang Tawon Besar di Jalan Tanjung Datuk

Tim rescue dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru mengevakuasi sebuah sarang tawon berukuran besar di Jalan Tanjung Datuk, Senin (11/2/2019).

Banyak Warga yang Disengat, Damkar Pekanbaru Evakuasi Sarang Tawon Besar di Jalan Tanjung Datuk
Istimewa
Tim rescue Damkar Kota Pekanbaru melakukan evakuasi terhadap sarang tawon di Jalan Tanjung Datuk, Senin (11/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim rescue dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru mengevakuasi sebuah sarang tawon berukuran besar, Senin (11/2/2019).

Sarang tawon tersebut berada di simpang lampu merah Jalan Tanjung Datuk, tepatnya depan Swalayan Mamamia.

Ibas Sembiring, selaku Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Kota Pekanbaru mengatakan, pihaknya menerima informasi soal adanya pengendara roda dua dan warga yang melintas di sana, disengat oleh tawon.

"Kita dapat laporan, pada saat lampu merah, pengendara khususnya roda dua. Mereka banyak yang disengat. Posisi sarangnya sudah berada di bawah (di aspal), mungkin jatuh karena cuaca ekstrim tadi malam," katanya Ibas saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com.

Baca: Heboh Video Petugas Interogasi Jambret dengan Ular Piton, Polda Papua Meminta Maaf

Baca: Lowongan Kerja Terbaru, PLN Buka Pendaftaran Hingga 14 Februari 2019, Ini Syarat & Link Pendaftaran

Baca: SINOPSIS & Link Streaming Drama Whats Wrong With Secretary Kim Episode 11, Ingatan Mi So Kembali!

Sarang tawon di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru, Senin (11/2/2019)
Sarang tawon di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru, Senin (11/2/2019) (Istimewa)

Lanjut dia, ukuran sarang tawon itu cukup besar. Pengendara yang tak menyadari sarang tersebut ada tawonnya, banyak yang disengat ketika melintas.

"Kita dapat laporan dari jajaran Lalu Lintas Polresta Pekanbaru. Mereka menyampaikan ada sarang tawon jatuh dan mengganggu aktivitas pengendara roda dua yang lewat. Tawonnya banyak," lanjut Ibas.

Dalam proses evakuasi diterangkan Ibas, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Satlantas Polresta Pekanbaru untuk menutup sementara akses jalan.

Tim rescue Damkar Pekanbaru mengerahkan sejumlah petugas dengan dua Mobil Pemadam Kebakaran (MPK).

"Kita siapkan peralatan rescue, ada dua orang petugas kita yang memakai baju khusus anti tawon. Kita evakuasi dengan dimasukkan ke dalam karung goni. Ukurannya besar, lebih kurang 90 centimeter diameternya" terangnya.

Tim rescue Damkar Kota Pekanbaru melakukan evakuasi terhadap sarang tawon di Jalan Tanjung Datuk, Senin (11/2/2019)
Tim rescue Damkar Kota Pekanbaru melakukan evakuasi terhadap sarang tawon di Jalan Tanjung Datuk, Senin (11/2/2019) (Istimewa)

Sementara itu kata Ibas, untuk sarang tawon yang masih berada di pohon, terlebih dahulu disiram oleh petugas.

"Yang di atas kita siram, masih ada sarangnya. Yang dibawah itu pecahannya, terbagi 2 dia," tandasnya. (*)

BACA JUGA

Baca: VIDEO: Sabrina Anggraini, Dara Cantik Wakili Riau di Ajang Putri Indonesia 2019

Baca: Ustad Yusuf Mansur Terang-terangan Dukung Jokowi, Bagaimana Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym?

Baca: Wajib Tahu, Ini Daftar Smartphone dengan Radiasi Tinggi, Xiaomi Tipe Ini Paling Teratas

Baca: Tersesat di Hutan Selama 8 Jam, 22 Anggota Pramuka SMP Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

Baca: 6 Tanda-tanda HP Asli atau Palsu, Coba Cek Bagian Charger dan Simbol Berikut

 

Yuk Like dan Subcribe Youtube Channel Tribun Pekanbaru

Pertolongan pertama saat disengat tawon atau lebah

Sengatan tawon atau lebah bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.

Pelajari pertolongan pertama untuk sengatan tawon dan lebah.

Seperti yang dilansir dari Alodokter, Seseorang yang terkena sengatan tawon atau lebah bisa memiliki reaksi alergi lokal, seperti kemerahan dan pembengkakan, namun tidak mengalami syok anafilaksis atau gejala apa pun ketika tersengat kembali.

Namun, ada juga orang yang langsung mengalami gejala syok anafilaksis begitu tersengat lebah atau tawon.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan dan obat digigit tawon yang perlu diberikan jika sengatan tawon atau lebah tidak menimbulkan reaksi alergi yang parah (mengalami reaksi lokal):

  • Keluarkan sengat yang masih menempel di kulit dengan cara menggeseknya keluar dengan tepi kartu plastik, misalnya kartu ATM. Tidak dianjurkan menjepit sengat dengan jari atau pinset, karena bisa menyebabkan racun tertekan keluar dari dalam sengat dan masuk ke dalam tubuh Anda.
  • Letakkan kompres es di area yang terkena sengatan.
  • Jika Anda tersengat di kaki atau tangan, angkatlah kaki/tangan sehingga berada di posisi lebih tinggi, misalnya meletakkan kaki di atas kursi yang lebih tinggi dari kursi yang Anda duduki.
  • Lepas semua perhiasan, gelang, karet atau benda lain yang terlalu ketat dari lengan, kaki, atau area tubuh lain yang tersengat. Hal dilakukan agar perhiasan tidak menghambat area sengatan yang akan membengkak.
  • Anda bisa memberikan obat untuk sengatan tawon untuk meredakan rasa sakit yang bisa diperoleh di apotek, seperti paracetamol, aspirin, atau ibuprofen. Perlu diingat, aspirin tidak direkomendasikan jika Anda berusia kurang dari 19 tahun.
  • Obat digigit tawon untuk meredakan rasa gatal yang bisa Anda konsumsi adalah obat yang mengandung antihistamin atau bisa juga mengoleskan campuran baking soda dan losion yang mengandung calamine pada area yang tersengat. Beberapa contoh obat yang mengandung antihistamin, antara lain diphenhydramine dan loratadine yang tidak menyebabkan kantuk.
  • Pastikan area sengatan tetap terjaga kebersihannya untuk mencegah terjadinya infeksi. Sengatan tawon atau lebah biasanya akan membaik dalam waktu dua hingga lima hari.

Jika ternyata korban memiliki sejarah syok anafilaksis atau mengalami reaksi alergi yang serius, seperti sulit bernapas, kehilangan kesadaran, muntah, hingga jantung berhenti berdetak, pasien harus segera mendapatkan suntikkan epinephrine (Epi-Pen) dan dibawa ke IGD karena kondisi ini dapat berujung pada kematian. (*) 

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved