2.459 CJH Riau Sudah Rekam Biometrik di Pekanbaru
Sebanyak 2.459 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Riau sudah melakukan perekaman biometrik. Perekaman tahap I terus berjalan sampai tanggal 15 April
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 2.459 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Riau sudah melakukan perekaman biometrik.
Data tersebut tercatat hingga Kamis (4/4/2019) sore kemarin. Hingga saat ini perekaman terus berjalan sampai tanggal 15 April mendatang untuk tahap I.
Sedangkan untuk tahap II berakhir tanggal 30 Mei mendatang.
Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Abdul Wahib, Jumat (5/4/2019) mengungkapkan perekaman biometrik dilakukan di Jalan Adi Sucipto dekat Kantor Pos Pekanbaru.
"Perekaman berlangsung setiap hari, kecuali hari libur. Itu per kabupaten/kota," katanya.
Baca: Pasar Modern Sorek Segera Beroperasi di Ramadan Tahun Ini
Baca: KPU Inhu Undang Artis Ifny Bintang Pantura, Catat Jadwal Pemilu Run di Rengat dan Pangkalan Kerinci
Saat ini yang sedang berlangsung adalah untuk CJH asal Kabupaten Bengkalis.
Seperti diketahui, proses perekaman biometrik CJH asal Riau dilakukan oleh VPS Tashell, perusahaan yang ditunjuk langsung oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk melakukan perekaman biometrik bagi jemaah haji di Indonesia termasuk di Riau.
"Persyaratan untuk visa jemaah haji tahun ini itukan harus dilakukan perekaman biometrik," kata Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau, H Suhardi, HS, S.Ag, MA.
"Jadi perekaman biometrik itu baru bisa dilakukan setelah nama jemaah itu sampai ke emailnya Indohaj PT Tashell," katanya.
Suhardi mengungkapkan, persyaratan untuk visa jemaah haji tahun ini harus melakukan perekaman biometrik.
Pihaknya sudah menyampaikan kepada Kasi Haji di Kemenag kabupaten/kota di Riau untuk segera mungkin mempersiapkan paspor jemaah dan mengirimkan nominatif nama-nama CJH untuk dimasukkan ke dalam Indohaj emailnya PT Tashell untuk bisa dilakukan perekaman biometrik.
Seperti diketahui tahun ini 5.064 orang CJH asal Riau yang tersebar di 12 kabupaten kota.
Daftar tunggu keberangkatan haji di Provinsi Riau cukup lama.
Bahkan daftar antrian keberangkatan jamaah haji di Riau mencapai 17 tahun.
"Jadi kalau daftar tahun ini, berarti berangkatnya 17 tahun lagi. Tahun 2036. Kalau daftarnya sekarang umurnya 50 tahun, berarti berangkatnya nanti pas umur 67 tahun," kata Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag Riau, Asril beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini pihak Kemenag Riau mencatat setidaknya ada 95 ribu orang calon jamaah haji se Provinsi Riau yang masih masuk dalam antrian untuk keberangkatan ke tanah suci. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/calon-jemaah-haji-cjh-diberangkatkan-ke-embarkasi-batam_20180718_165046.jpg)