Pekanbaru

Dua Jam Bertemu, Ketua DPRD Pekanbaru Sebut Bakal Bahas TPP dengan Wako Pekanbaru

Saat ini pembayaran Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi guru sertifikasi tahun 2019 belum ada titik terang.

Dua Jam Bertemu, Ketua DPRD Pekanbaru Sebut Bakal Bahas TPP dengan Wako Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Perwakilan Forum Guru Sertifikasi Kota Pekanbaru akhirnya bertemu Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru, Senin (8/4/2019). Pertemuan ini adalah rangkaian aksi guru sertifikasi menuntut Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) dibayarkan pada tahun 2019. 

Dua Jam Bertemu, Ketua DPRD Pekanbaru Sebut Bakal Bahas TPP dengan Wako Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril menyebut segera membahas permasalahan yang dihadapi para guru sertifikasi dengan Walikota Pekanbaru.

Saat ini pembayaran Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi guru sertifikasi tahun 2019 belum ada titik terang.

"Kalau memang ada perundang-undangannya, tentu bakal kami masukkan dalam APBS. Tapi kalau tidak bagaimana kami masukkan," terangnya saat bertemu dengan Perwakilan Guru Sertifikasi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Senin (8/4/2019).

Baca: Kurangi Angka Golput, Gubri Perintahkan Seluruh Camat Bantu Warganya Dapatkan Suket

Baca: FOTO: Ratusan Guru Sertifikasi Duduki Kantor DPRD Pekanbaru

Menurutnya, dewan ikut memperjuangkan nasib guru. Ia bakal memperjuangkan agar pemerintah kota anggarkan TPP bagi guru.

Maka ia meminta agar para guru memberi waktu untuk membahas hal ini dengan walikota.

"Kalau memang ada hak, kami perjuangkan agar pemerintah kota anggarkan TPP. Tentu berdasar aturan yang ada," terangnya.

Mereka segera bahas masalah ini setelah menerima laporan dari Komisi III DPRD Kota Pekanbaru. Pembahasan ini fokus membahas regulasi yang mengatur TPP bagi guru sertifikasi.

"Percayalah kami upayakan untuk komunikasi dengan Walikota Pekanbaru. Kalau memang ada aturan untuk bayarkan TPP, tentu bakal dibayarkan. Kalau tidak ada, ya tidak bisa," ujarnya.

Baca: Dua Jam Aksi, Guru Sertifikasi Akhirnya Masuk ke Ruang Paripurna DPRD Kota Pekanbaru

Perwakilan Forum Guru Sertifikasi Kota Pekanbaru, Raja Ira Novia Badar Putri menyebut bahwa guru hanya ingin bertemu dengan Walikota Pekanbaru. Mereka ingin segera menemui walikota.

Ira menyebut bahwa Walikota Pekanbaru hanya bisa mengancam dengan mengeluarkan instruksi. Wanita berkerudung juga menyebut bahwa Walikota Pekanbaru hanya menyudutkan guru di media massa.

"Kami berharap agar permasalahan TPP ini segera menemukan solusi," ulas.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved