KPU Akui Adanya Dugaan Penggelembungan Suara di Mandau
Akibatnya proses pleno di tingkat PPK belum tuntas dan dilakukan penghitungan ulang untuk beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Sejumlah pihak yang mengatasnamakan lintas parpol di Bengkalis melakukan protes terhadap penyelenggara Pemilu disana, karena diduga terjadi penggelembungan suara yang dilakukan pihak tertentu.
Akibatnya proses pleno di tingkat PPK belum tuntas dan dilakukan penghitungan ulang untuk beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Untuk yang di Kecamatan Mandau itu, Saya kebetulan ada di Mandau pada saat rapatnya memang ada indikasi penggelembungan suara bahasanya. Makanya ada beberapa TPS yang dihitung ulang," ujar Komisioner KPU Riau Divisi Hukum Firdaus kepada Tribun, Jumat (3/5/2019).
Menurut Firdaus permasalahan di Mandau cukup kompleks, karena Mandau merupakan jumlah TPS terbanyak di Riau, mencapai 502 TPS.
"Satu kecamatan ada 502 TPS, dan ada 5.000 lebih kertas surat suara yang ada disana. Karena lebih banyak dari yang lain maka masalah juga lebih banyak di sana," jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, meskipun masih dilakukan penghitungan suara ulang di tingkat Kecamatan Mandau, namun pleno di Kabupaten Bengkalis sudah dimulai dengan memulai rekap suara di Kecamatan lain.
"Tanpa menunggu Mandau maka Bengkalis tetap sudah mulai pleno, karena hitung ulang di beberapa TPS iniemakan waktu yang lama, nanti akan menyusul rekap untuk Mandau," lanjutnya.
Sedangkan untuk laporan dari lintas partai yang mengaku keberatan karena adanya indikasi penggelembungan suara, menurut Firdaus akan diproses di Sentra Gakkumdu.(*)