Berita Riau
Program CSR Pertamina RU II Sungai Pakning Ubah Gambut dari Musibah Menjadi Berkah
Program Corporate Social Responsbility (CSR) Pertamina RU II Sungai Pakning ubah gambut dari musibah menjadi berkah
Program CSR Pertamina RU II Sungai Pakning Ubah Gambut dari Musibah Menjadi Berkah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Program Corporate Social Responsbility (CSR) Pertamina RU II Sungai Pakning ubah gambut dari musibah menjadi berkah.
Lahan gambut bagi sebagian besar masyarakat di Kecamatan Bukit Batu semula dianggap sebagai pembawa petaka.
Pasalnya masih teringat jelas di benak masyarakat bagaimana kebakaran dengan skala luas yang terjadi di atas lahan gambut pada periode 2013-2015 silam.
Hal tersebut sontak mengakibatkan kabut asap tebal yang tidak hanya menganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, namun juga memberikan dampak seperti hilangnya potensi panen serta tingginya gangguan kesehatan akibat Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA).
Namun kini, masyarakat Bukit Batu sudah tidak lagi melihat lahan gambut sebagai sumber petaka.
Seiring dengan berjalannya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning yang telah dijalankan sejak tahun 2016, Kampung Gambut Berdikari.
Pantau perkembangan program unggulan tersebut Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Pahala Mansury laksanakan kunjungan kerja sekaligus berdialog dengan para mitra binaan di Kampung Gambut Berdikari tepatnya di area wisata Arboretum Gambut, Rabu (08/05).
Disela-sela kunjungan Pahala menyebutkan, melalui program ini Pertamina berupaya merubah mindset masyarakat yang semula melihat lahan gambut sebagai pembawa musibah menjadi pembawa berkah.
Di bawah naungan program besar "Berkah Gambut, Berkah Negeri", Kampung Gambut Berdikari dijalankan bersama-sama 2 sub program lainnya yakni Generasi Emas 4.0 dan Permata Hijau.
“Berkah Gambut, Berkah Negeri terdiri dari 3 sub program dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat secara terpadu yang menyentuh berbagai aspek kehidupan seperti lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga kemandirian ekonomi", kata Pahala.
Dengan melibatkan 2.884 jiwa penerima manfaat, mulai dari balita, ibu hamil, anak-anak sekolah dasar, kelompok pemuda, kelompok perempuan, kelompok tani, kelompok nelayan, hingga kelompok lansia, Program yang juga mengantarkan Pertamina RU II Sei Pakning mendapatkan predikat PROPER Emas ini menurut Pahala menjadi salah satu pengejawantahan dari program BUMN Hadir Untuk Negeri.
Lebih detail mengenai program General Manager Pertamina RU II Nandang Kurnaedi menambahkan dana CSR yang telah digelontorkan Pertamina sejak tahun 2016 hingga tahun 2018 sedikitnya adalah Rp 2.980.000.000 untuk keseluruhan program.
Berbagai program yang dijalankan di antaranya adalah pengembangan pertanian nanas, pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), pembinaan Sekolah Adiwiyata, pendampingan kegiatan posyandu, pengembangan kawasan mangrove, pembinaan kelompok nelayan.
Khusus pengembangan kawasan wisata Arboretum Gambut, Nandang menyatakan ke depannya akan terus dioptimalkan aspek promosinya mengingat kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri karena menyimpan 5 tanaman endemik Sumatera yang salah satunya tercatat sebagai hampir punah (vulnerable) di International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), yaitu Kantung Semar (Nepenthes Spectabillis).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/program-csr-pertamina-ru-ii-sungai-pakning-ubah-gambut-dari-musibah-menjadi-berkah.jpg)