Tahun Ini Mata Garuda Riau Targetkan 200 Penerima Beasiswa LPDP
Himpunan Mahasiswa Planologi (Himplan) UIR menggelar kegiatan seminar Beasiswa LPDP di Gedung PKM kampus tersebut, Sabtu (11/5/2019).
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: ihsan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Himpunan Mahasiswa Planologi (Himplan) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar kegiatan seminar Beasiswa Lambaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa kampus tersebut, Sabtu (11/5/2019).
Kegiatan itu, Himplan UIR berkerjasama dengan para alumni penerima beasiswa LPDP yang tergabung dalam organisasi Mata Garuda Riau (MG Riau).
Jumlah peserta seminar mencapai 300 orang dari berbagai kampus dan masyarakat umum asal Riau. MG Riau menghadirkan empat orang anggotanya sebagai pamateri.
Yakni Futhri Rifa Zaimansyah, STr.Ft, M.Physio lulusan Master of Physiotheraphy KPJ Healthcare University College Malaysia, kemudian Leni Armayati SPsi, MSi seorang calon Doktor Psikologi yang tengah kuliah di Universitas Padjadjaran.
Selanjutnya Dedy Safrizal Spd, kandidat M.A TESOL yang masih kuliah di University of Brimingham, UK, dan Yohanes SPd seorang calon MPd Matematika yang masih kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Keempat pemateri memaparkan informasi umum seputar beasiswa LPDP, kemudian kiat dan upaya yang harus dilakukan.
Kampus-kampus yang bisa dipilih, rangkaian-rangkaian seleksi yang akan dihadapi para calon penerima, dan hal lain yang disampaikan secara lengkap dan mendalam berdasarkan pengalaman masing-masing pemateri dalam mendapatkan beasiswa LPDP tersebut.
Beasiswa LPDP diperuntukkan khusus bagi alumni-alumni S1 yang sudah bekerja maupun belum bekerja, dan ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 dan S3 ataupun spesialis.
Baik itu untuk perguruan di dalam maupun luar negeri. Biasanya kampus-kampus yang dipilih penerima beasiswa ini adaalah perguruan tinggi terkenal dan terbaik di dunia, dengan syarat bisa memenuhi segala hal dalam proses seleksi penerimaan.
Syarat wajib bagi calon penerima beasiswa ini, selain melampirkan berkas-berkas nilai akademis, terpenting juga adalah sertifikat bahasa yang harus memenuhi standar atau skor yang sudah ditentukan. Baik itu jenis TOEFL atau IELTS, serta syarat administrasi lainnya.
Sebelum mengikuti seleksi peserta juga harus siap dengan segala macam kelebihan atau yang menjadi kemampuan unggulannya, kemudian riwayat organisasi, hingga point penting terkait visi dan misi calon penerima dalam mendapatkan beasiswa.
Semua hal itu mesti harus disiapkan oleh calon penerima. Karena cukup banyak rangkaian tes yang akan diikuti peserta baik yang dilakukan secara online maupun off line.
Beasiswa LPDP terbilang cukup populer di Indonesia, mencakup banyak jenis bantuan, mulai dari transportasi, uang saku, uang bulanan, tiket-tiket transportasi, biaya kuliah.
Bahkan biaya kehidupan keluarga bagi panerima yang ikut membawa keluarganya ke tempat da berkuliah.
Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Planologi UIR, Idham Nugraha mengungkapkan apresiasinya terhadap Himplan UIR yang berhasil menyelenggarakan Seminar Beasiswa LPDP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/seminar-beasiswa-ldp.jpg)