Bengkalis

VIDEO: Mahasiswa Bengkalis Gelar Aksi Mengingat 21 Tahun Reformasi

Puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Bengkalis berkumpul dengam membawa berbagai spanduk. Spanduk di bawa mahasiswa bermacam tulis

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Gabungan mahasiswa Kota Bengkalis mengelar aksi mengingat 21 tahun Reformasi, Rabu (22/5) malam.

Aksi mengingat 21 reformasi ini dipusatkan di depan kantor Bupati Bengkalis.

Puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi Kota Bengkalis berkumpul dengam membawa berbagai spanduk.

Spanduk di bawa mahasiswa bermacam tulisan diantara termuat tulisan mengingat 21 tahun Reformasi, serta beberapa spanduk lainnya yang bertulisan melawan lupa dan tulisan lainnya.

Aksi mengingat Reformasi ini, dilakukan dengan mimbar bebas di depan kantor Bupati Bengkalis.

Mimbar bebas diisi dengan orasi reformasi, pembacaan puisi serta doa bersama dan memasang lilin di depan halaman kantor Bupati Bengkalis.

Baca: Mengharukan, Foto-foto Jelang Pemakaman Ustaz Arifin Ilham di Ponpes Az Dzikra Gunung Sindur Jabar

Baca: Uji Coba Lawan Yordania dan Vanuatu Jadi Simulasi untuk Kualifikasi Piala Dunia

Baca: Persija Jakarta Terbanyak Sumbang Pemain ke Timnas Indonesia. Ini Nama Pemainnya

Baca: Ladeni Persija di Liga 1, Pelatih PSIS Siapkan Matsunaga Shohei Masuk Skuad

Selain itu, kegiatan meningat Reformasi juga diisi dengan mengambar sketsa wajah aktifis buruh Marsinah yang tewas saat memperjuangkan nasib buruh pada masa pemerintahan orde baru.

Selain wajah Marsin mahasiswa juga mengambar wajah aktifis HAM Munir yang tewas di pesawat diduga karena di racun.

Kordinator Lapangan Aksi mengingat Reformasi Muharimin mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan ini sebagai bentuk refleksi mengingat sejarah perjuangan reformasi di Indonesia.

"Kami malam hari ini meningat bahwa pahlawan reformasi itu ada dan jangan dilupakan perjuangan mereka menegakkan reformasi di Indonesia ini," jelasnya.

Menurut dia, saat ini pergerakan aktifis dari kalangan mahasiswa di Bengkalis ini kurang. Dengan momentum acara malam ini pihaknya memanggil para aktifis agar kembali bangkit.

Dengan harapan aksi malam ini, para mahasiswa kembali kepada fungsinya sebagai agen of change dan agen of control terhadap roda pemerintahan negara ini. "Banyak permasalahan permasalahan di Negara ini yang bermunculan. Untuk itu kita harapkan mahasiswa bisa maju sebagai agen perubahan memperjuangkan keadilan bagi rakyat," tandasnya.

Kegiatan Mengingat Reformasi ditutup dengan muhasabah oleh Mahasiswa Bengkalis. Kemudian setelah aksi bara mahasiswa langsung membubarkan diri.

Pelaksanaan aksi mengingat reformasi ini mendapat kawalan ketat dari pihak Kepolisian. Terlihat puluhan personil berjaga jaga di depan pagar kantor Bupati Bengkalis selama jalannya aksi.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved