Pilpres 2019

Soal 164 Salah Input C1 Pilpres, Bawaslu ke KPU Riau: Kenapa Terjadi? Harus Dijelaskan ke Masyarakat

Bawaslu Riau menyayangkan sikap KPU Riau yang hingga saat ini belum menjelaskan ke masyarakat penyebab terjadinya salah input suara di sistem KPU.

Soal 164 Salah Input C1 Pilpres, Bawaslu ke KPU Riau: Kenapa Terjadi? Harus Dijelaskan ke Masyarakat
IST
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau, Rusidi Rusdan 

Soal 164 Salah Input C1 Pilpres, Bawaslu ke KPU Riau: Kenapa Terjadi? Harus Dijelaskan ke Masyarakat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menyayangkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau yang hingga saat ini belum menjelaskan ke masyarakat penyebab terjadinya salah input suara di sistem KPU.

Padahal sebelumnya juga sudah dimintai penjelasan oleh Bawaslu.

Akibat tidak adanya penjelasan dari KPU Riau ini juga menyulut kegaduhan di masyarakat yang menganggap KPU curang dan bermain karena tidak bisa menjelaskan kondisi sebenarnya salah Input tersebut.

"Jadi kami dari Bawaslu sudah minta kepada KPU untuk menjelaskan kepada masyarakat, berapa yang salah Input dimana saja dan kenapa terjadi. Kenapa kesannya hanya merugikan 02. Harus dijelaskan ke masyarakat," ujar Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (28/5/2019).

Baca: Enggan Evakuasi Harimau yang Terkam Pekerja HTI, BBKSDA Riau Imbau Jangan Bunuh Satwa Liar Itu

Baca: Kronologi Seputar Kematian Harun Saat Aksi 22 Mei, Ayah Cerita Peluru Tembus ke Jantung Anaknya

Karena salah satu penyebab terjadinya prasangka buruk masyarakat terhadap KPU karena tidak adanya penjelasan soal salah Input tersebut.

Akibatnya masyarakat menjadi gaduh.

"Kenapa gaduh karena KPU tidak bisa menjelaskan kepada masyarakat, bayangkan di Riau saja ada salah Input C1 sebanyak 164, ini tidak dijelaskan ke masyarakat," ujar Rusidi Rusdan.

Menurut Rusidi Rusdan sangat disayangkan karena sampai saat ini ada 164 berkas C1 yang salah Input di Situng KPU dari Riau, dan itu tidak pernah dirilis ke publik.

"Makanya jangan kaget ketika masyarakat mempertanyakan Independensi KPU, karena memang tidak pernah dirilis," ujar Rusidi Rusdan.

Baca: UPDATE! Ternyata, Tersangka Rencana Pembunuhan Pejabat Merupakan Istri Purnawirawan

Baca: Tangis Andi Soraya di Ruang Sidang Hingga Terbongkarnya Masa Lalu Steve Emmanuel

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved