Pileg 2019

APA KABAR BKN? Ada ASN di Riau Jadi Caleg pada Pileg 2019, Gagal Tapi Kembali Bertugas Sebagai PNS

Apa kabar Badan Kepegawaian Negara (BKN)? Ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Riau jadi Caleg pada Pileg 2019, gagal tapi kembali bertugas sebagai PNS

APA KABAR BKN? Ada ASN di Riau Jadi Caleg pada Pileg 2019, Gagal Tapi Kembali Bertugas Sebagai PNS
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
APA KABAR BKN? Ada ASN di Riau Jadi Caleg pada Pileg 2019, Gagal Tapi Kembali Bertugas Sebagai PNS 

APA KABAR BKN? Ada ASN di Riau Jadi Caleg pada Pileg 2019, Gagal Tapi Kembali Bertugas Sebagai PNS

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Apa kabar Badan Kepegawaian Negara (BKN)? Ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Riau jadi Caleg pada Pileg 2019, gagal tapi kembali bertugas sebagai PNS.

ASN atau PNS itu adalah Mukhlis Indrawan, ia tercatat sebagai Pengawas Madrasah tingkat aliyah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dan ia tercatat sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi di KPU Riau.

Anehnya, setelah bergabung ke partai politik dan jadi Caleg tapi tidak terpilih pada Pileg 2019, Mukhlis Indrawan kembali melanjutkan tugasnya sebagai pegawai negeri di Kantor Kemenag Inhu.

Baca: JADWAL Cuti dan Libur ASN Pemkab dan Pemko di Riau pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H Lebaran 2019

Baca: Buruh Harian di Riau Ditangkap Polisi karena Mencuri Kabel Reda Milik Chevron di Tapung

Baca: HATI-HATI! Titik Rawan Kecelakaan dan Jalan Rusak di Jalur Mudik Lebaran 2019 di Siak Riau

Baca: 11 Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Riau, Kapal Karam di Selat Malaka, Pelaku Divonis 8 Tahun

Baca: Dua Gadis Kakak Beradik Diperkosa Bapaknya Hingga Hamil, Alasan Si Bapak Mengejutkan

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Kemenag Inhu, Abdul Karim.

Abdul Karim yang ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa, Mukhlis Indrawan sudah mengajukan surat pengunduran diri saat mendaftar sebagai Caleg PPP.

Namun hingga kini belum ada Surat Keputusan (SK) pemberhentian Mukhlis Indrawan sebagai ASN di Kemenag Inhu.

"Sebenarnya yang bersangkutan masih aktif empat tahun lagi, tapi dia sudah mengajukan pengunduran dirinya maka tinggal menunggu SK penetapan pemberhentiannya," kata Abdul Karim.

Abdul Karim melanjutkan, hingga saat ini Mukhlis Indrawan juga masih menerima gaji, sertifikasi dan uang makan.

Hal ini dibenarkan oleh KTU Kemenag Inhu, Marjhoni.

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved