Pemilu 2019

Laporan Dugaan Keterangan Palsu, Bawaslu Riau Bakal Panggil Calon DPD RI Usai Libur Lebaran

Sebelumya Gema mengatakan, laporan atas kasus dugaan keterangan palsu tersebut sudah diregistrasi ke Gakkumdu pada akhir Mei 2019 lalu.

Laporan Dugaan Keterangan Palsu, Bawaslu Riau Bakal Panggil Calon DPD RI Usai Libur Lebaran
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Calon Anggota DPD RI Asal Riau Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Dapatkan Ijazah Tidak Secara Akademik 

TRIBUNPEKANBARU COM, PEKANBARU-Bawaslu Riau akan tetap memanggil calon DPD RI asal Riau berisinial E terkait laporan dugaan keterangan palsu pada riwayat hidup

Panggilan tersebut akan dilayangkan Bawaslu Riau usai libur lebaran ini.

"Panggilan akan tetap kita lakukan, namun usai libur lebaran ini. Kita panggil untuk melakukan klarifikasi atas laporan warga terkait kasus dugaan keterangan palsu pada riwayat hidupnya," ujar Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Gema Wahyu Adinata, Kamis (6/6/2019).

Gema mengungkapkan, riwayat hidup calon DPD RI asal Riau berinisial E tersebut merupakan syarat untuk pencalonan sebagai calon DPD RI di KPU.

Namun pasca pencoblosan, riwayat hidup yang diajukan oleh E pada saat pencalonannya diragukan oleh sejumlah pihak.

Baca: POLRI dan KOMNAS HAM Akan Buka-bukaan Hasil Tim Pencari Fakta soal Kerusuhan 22 Mei 2019

Hingga saat ini kata Gema, pihaknya sudah mengklarifikasi KPU RI dan juga pihak pelapor.

"KPU Riau dan pelapor sudah kita klarifikasi untuk mencocokan berkasnya," ujar Gema.

Sebelumya Gema mengatakan, laporan atas kasus dugaan keterangan palsu tersebut sudah diregistrasi ke Gakkumdu pada akhir Mei 2019 lalu.

Ia mengatakan, E dilaporkan oleh seorang warga yang menduga jika E memberikan keterangan palsu pada form BB2.

Dalam form BB2 atau riwayat hidup yang menjadi syarat administrasi pencalegannya sebagai DPD RI, E diduga tidak memberikan keterangan yang jujur.

Baca: Bawaslu Lakukan Klarifikasi ke KPU Riau Soal Kasus Calon DPD RI asal Riau

Baca: Pasca Dugaan Ijasah Palsu, Calon DPD RI Kembali Dilaporkan Dengan Dugaan Keterangan Palsu

"Atas laporan tersebut tentunya Bawaslu harus mendalami terlebih dahulu dugaan pasal di Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 yang dilanggar oleh terlapor E," ujar Gema.(TRIBUNPEKANBARU.COM/Guruh Budi Wibowo)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved