Berita Riau

Daya Tampung Terbatas, Tak Seluruh CJH Riau Dapat Menginap di Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru

daya tampung asrama haji Riau yang berada di Jalan Mekar Sari Pekanbaru hanya cukup menampung satu kloter atau sekitar 450 orang.

Daya Tampung Terbatas, Tak Seluruh CJH Riau Dapat Menginap di Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Suasana Asrama Haji Provinsi Riau, Jalan Mekar Sari, Pekanbaru, Senin (11/2/2019). Pada tahun ini, asrama tersebut akan ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) asal Provinsi Riau dipastikan tidak akan menginap di Embarkasi Haji Antara Riau. Sebab daya tampung asrama haji Riau yang berada di Jalan Mekar Sari Pekanbaru hanya cukup menampung satu kloter atau sekitar 450 orang.

"Kemungkinan seluruhnya dari kabupaten kota di Riau tidak menginap. Karena kalau menginap tidak bisa kita tampung, karena asrama haji itu bisa digunakan untuk menginap kalau bisa menampung dua kloter," kata Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau, H.Erizon, Minggu (16/6/2019) malam.

Erizon mencotohkan, jika satu kloter masuk, maka kloter berikutnya baru bisa masuk embarkasi setelah kloter yang lebih awal masuk sudah keluar dari asrama.

Baca: Asrama Haji Di Pekanbaru Tak Sanggup Rampung CJH, Pemkab Meranti Siapkan Langkah Antisipasi

"Untuk kloter berikutnya itu tidak bisa lagi menginap, karena sebelum jemaah yang awal masuk itu belum keluar, kamar itu belum bisa diisi dengan jemaah yang baru," ujarnya.

Namun jika jemaah haji yang kloter berikutnya tersebut tiba diatas pukul 00.00 Wib, kemungkinan bisa langsung diterima di embarkasi. Sebab para CJH kloter sebelumnya yang masuk lebih awak ke embarkasi sudah keluar dari asrama sekitar pukul 23.00 Wib.

"Kalau datang jam 12 malam itu bisa diterima di embarkasi, karena jemaah yang awal kan sudah meninggalkan kamar. Tapi itu juga tergantung panitia, apakah setelah kamar ditinggal jemaah itu langsung dibereskan dan bisa langsung ditempati oleh jemaah kloter selanjutnya," katanya.

Baca: Lebih Hemat Anggaran, Kemenag Pastikan CJH Bengkalis ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Antara Pekanbaru

Erizon menjelaskan, CJH sudah harus sampai di asrama pukul 09.00 Wib. Kemudian para CHJ ini melakukan sejumlah tahapan. Mulai dari proses pelayanan dan pengecekan dokumen dan kesehatan.

"Kita perkirakan untuk pelayanan dokumen dan lainya itu, sekitar0 4 sampai 5 jam selesai. Jadi kalau masuknya jam 9 pagi, selesainya jam 1 atau 2 siang," sebutnya.

Setelah melewati sejumlah proses pelayanan dokumen, CJH kemudian masuk ke dalam kamar untuk istirahat sebentar. Sekitar pukul 23.00 Wib CHJ bersiap-siap untuk berangkat ke bandara SSK II Pekanbaru.

"Perkiraan kita sampai selesai acara pelepasan itu jam 1 atau jam 2 malam. Itu baru persiapan keberangkatan, kemudian berangkat ke bandara SSK II, kita perkirakan jam 3 jemaah itu sudah masuk pesawat dan langsung diterbangkang ke Batam. Itu untuk penerbangan yang pertama, sedangkan untuk penerbangan terakhir itu paling lambat jam 5 subuh," katanya.

Baca: FOTO: CJH Asal Pekanbaru Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Suntik Meningitis

Sementara saat disinggung tekait penginapan CJH asal kabupaten kota yang harus menginap di Pekanbaru, maka pihaknya menegaskan untuk biaya penginapan hotel menjadi tanggungjawab kabupaten kota masing-masing.

"Jika harus menginap di Pekanbaru itu tanggungjawab kabupaten kota masing-masing," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved