Pilpres 2019

3 Truk Barang Bukti Tambahan Dibawa BPN Prabowo-Sandi ke MK, Putusan MK Tetap Tanggal 28 Juni

Tim hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga membawa tambahan alat bukti yang digunakan dalam sidang sengketa pilpres.

3 Truk Barang Bukti Tambahan Dibawa BPN Prabowo-Sandi ke MK, Putusan MK Tetap Tanggal 28 Juni
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Truk berisi alat bukti yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandiaga dalam sengketa pilpres 2019 di Gedung MK, Senin (17/6/2019). 

Barang Bukti Tambahan Dibawa BPN Prabowo-Sandi ke MK Sebanyak 3 Truk, Putusan MK Tetap Tanggal 28 Juni

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga membawa tambahan alat bukti yang digunakan dalam sidang sengketa pilpres.

Tiga truk berisi kotak-kotak besar parkir di halaman Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/6/2019).

Kotak-kotak tersebut diberi label berdasarkan nama daerah di Indonesia.

Anggota kuasa hukum 02, Luthfi Yazid menjelaskan bukti-bukti yang ada dalam kotak tersebut.

"Isinya ada berita acara tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara Provinsi Banten dalam pemilihan umum 2019, berita lampiran C1, kemudian ada juga untuk DKI Jakarta, Jabar, DIY, Jateng, Jatim, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan lain-lain," ujar Luthfi di Gedung MK, Senin.

Ini merupakan alat bukti tambahan yang belum diserahkan ke MK pekan lalu. Sebenarnya, ada 4 truk alat bukti yang akan diserahkan ke MK.

Namun hanya 3 truk yang tiba di MK sebelum pukul 17.00 WIB.

Adapun, MK hanya menerima barang bukti hingga pukul 17.00 WIB.

Baca: Arif Diterkam Buaya Saat Mencari Ikan, Darwis: Sempat Saya Peringatkan Jangan Masuk Air

Baca: Liburan ke Bali, Via Vallen Tergulung Ombak saat Bermain di Pantai, Tubuh Alami Lecet-lecet

Baca: Hingga Kini Nikita Mirzani Menolak Rumahnya Digerebek Atta Halilintar, Diajak Collab, Gue Tolak

"Oleh karena saat ini baru kita ada tiga truk yang sudah hari ini. Nanti kita akan susul dengan yang lain-lainnya," kata Luthfi.

Halaman
123
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved