Pilpres 2019

Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU

Ketua Nahdatul Ulama (NU) Riau sebut tentang kerusuhan pra dan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pilpres 2019, KPU Kuansing hadapi PHPU

Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU
Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Kolase/Nolpitos Hendri
Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU 

Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Nahdatul Ulama (NU) Riau sebut tentang kerusuhan pra dan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pilpres 2019, KPU Kuansing hadapi PHPU.

Mahkamah Konstitusi (MK) akan putuskan hasil sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada Kamis (27/6/2019), diharapkan semua pihak dan masyarakat di Indonesia menerima apapun keputusan dari MK tersebut.

Tidak itu saja, yang paling penting terciptanya suasana yang kondusif tanpa ada kerusuhan lagi sebagaimana yang terjadi pada 22 Mei lalu, dimana sempat ada korban jiwa.

Baca: SEMPAT Terjadi Tiga Kali LEDAKAN di Lantai Dua, 1 Unit Rumah Hangus Dilalap Api di Tembilahan Riau

Baca: Ratusan ANAK IMIGRAN dari Berbagai Negara di Pekanbaru Riau Bisa Sekolah di Beberapa SD Negeri

Baca: ABRASI Gerus 106 KILOMETER Daratan Pulau di Kepulauan Meranti Riau, Dekati Pemukiman dan Kebun Warga

Harapan itu disampaikan ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau T Rusli Ahmad.

Ia meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan menerima apapun hasil yang akan diputuskan MK nantinya.

"Indonesia merupakan negara hukum yang telah disepakati oleh seluruh masyarakat. Semua pihak sudah sepakat untuk menempuh prosedur hukum dalam menyelesaikan sengketa hasil Pemilu presiden dan wakil presiden," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (26/6).

Maka dari itu, lanjut Rusli Ahmad, apapun putusan MK maka dialah presiden seluruh rakyat Indonesia secara konstitusional, semua pihak harus hormati.

Ketua PWNU Riau ini juga menghimbau agar masyarakat untuk dapat menahan diri karena sangat berpotensi menimbulkan kerusuhan terutama masyarakat dari Riau sendiri.

Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU
Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU (Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Kolase/Nolpitos Hendri)

"PWNU Riau bersama tokoh masyarakat, organisasi mahasiswa dan organisasi cipayung sepakat untuk mengecam keras bila ada kerusuhan menjelang dan pasca putusan MK, itu bukan budaya kita," ujar Rusli Ahmad.

Baca: LAGI, Warga Riau DISERANG BUAYA, Kali Ini di Danau Meduyan Kota Lama Inhu, Tangan Korban Alami Luka

Baca: MANTAN Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar Kembali Terjerat Kasus Korupsi, Kali Ini Soal Lahan

Baca: KADISDIKBUD Kepulauan Meranti Riau Nuriman BUKA-BUKAAN Soal Dugaan Korupsi Bantuan Kemendiknas

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved